Komisi III DPR Papua Gelar Rapat Kerja Perdana Bersama Mitra

0
277

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Guna membangun komunikasi yang baik dengan mitra, maka dihari pertama kerja setelah melakukan kunker selama sepekan, Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR Papua bidang Anggaran dan Aset Daerah melakukan ramah tamah sekaligus menggelar apat kerja bersama mitra kerja (OPD) BUMD dan BUMN dilingkungan Pemerintah Provinsi yang berlangsung di Hotel Swisbell Kota Jayapura, Kamis (13/02).

Dalam rapat kerja itu, Ketua Komisi III DPR Papua, Benyamin Arisoy, SE.M,SI didampingi Wakil Ketua Komisi III DPR Papua, H. Kusmanto, SH dan Sekretaris Komisi III DPR Papua, Tan Wie Long, SH beserta sejumlah anggota Komisi III DPR Papua diantaranya, H. Junaidi Rahim, Kristina R.I. Luluporo,S.IP, M,AP. dan Agus Kogoya, S.IP, M.SI

Ketua Komisi III DPR Papua, Benyamin Arisoy, SE.M.Si mengatakan, sesuai dengan fungsi tugas wewenang dan tanggungjawab dari Komisi III, hari ini pihaknya melakukan rapat kerja dengan mitra kerja dalam hal ini Bappeda Dispemda dan Badan Pengelola Keuangan (BPK) Provinsi Papua.

Hanya saja kata Benyanin Arisoy, pada kesempatan ini dari pihak BPK tidak hadir. Padahal dalam pertemuan ini ada beberapa point penting yang harus dibicarakan dan dibahas.

“Dalam rapat hari ini, intinya kami bicara tentang tugas-tugas yang terkait dengan perencanaan dan aspirasi poker-poker dari anggota dewan yang akan dimasukan dalam perencanaan untuk dibicarakan agar menjadi pertimbangan tahun 2021 maupun di perubahan,” kata Benyamin kepada Wartawan usai melakukan rapat kerja bersama mintranya.

Untuk itu lanjutnya, Kepala Bappeda sangat merespon dengan baik sebagai awal pertemuan Komisi III DPRP dengan mitra atau OPD terkait

“Sebab semua hal harus dibahas sesuai dengan mekanisme dan prosedur. Apalagi memang ada regulasi-regulasi yang harus dilalui,” jelasnya.

Sementar dengan Dispenda kata Benyamin Arisoy, pihaknya juga berbicara tentang bagaimana penguatan kapasita fiskal daerah serta bagaimana mendorong pendapatan hasil daerah kita.

“Karena selama ini kita kan sangat tergantung pada dana perimbangan. sehingga kami Komisi III akan mendorong itu, supaya pendapatan asli daerah kita bisa manfaatkan potensi-potensi yang ada. Seperti pajak-pajak kendaraan yang belum optimal, itu harus dioptimalkan,” tandas Benyamin Arisoy.

Untuk itu, Komisi III DPR Papua minta mitra kerjanya dalam hal ini Bappeda untuk dapat memperhatikan hal-hal yang terkait dengan pengelolaan pendapatan asli daerah.

Hal lain terkait dengan pengelolaan BUMD, Benyamin Arisoy mengatakan, tanggungjawabnya dan pengelolaan aset-aset yang belum optimal harus segerah dioptimalkan.

“Ketika aset-aset ini di manfaatkan dengan baik maka itu akan menjadi sumber pendapatan bagi Pemda, juga bisa menambah PAD bagi Pemerintah Provinsi Papua. Jadi itu inti pembicaraan kita dalam rapat kerja kita hari ini bersama mitra,” ungkapnya.

Legislator Partai Demokrat ini menambahkan, pihaknya juga akan mendorong BUMD agar dapat bekerja secara profesional dalam melakukan tanggungjawabnya.

“Karena Pemda telah melakukan investasi penyertaan modal yang cukup besar. Kita harap pada waktunya nanti BUMD bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah,”pungkasnya. (tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here