JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Dari hasil kunjungan Komisi V DPR Papua di lapangan dan hasil dengar pendapat yang dilakukan antar lintas komisi, yakni Komisi IV dan Komisi V DPR Papua bersama PB PON, KONI Papua dan sejumlah Pimpinan OPD Provinsi Papua juga pemangku kepentingan yang berkaitan pelaksanaan PON XX tahun 2020 mendatang di Bumi Cenderawasih, maka Komisi V DPR Papua telah merekomendasikan sejumlah hal kepada Disorda Papua, PB PON dan KONI Papua.

Wakil Ketua Komisi V DPRP, Maria Duwitau mengatakan, rekomendasi itu berdasarkan rapat lintas komisi pihaknya bersama mitra beberapa di Hotel Horison Jayapura, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, rekomendasi untuk Disorda yakni untuk Disorda meminta agar Biro Unit Layanan Pengadaan segera mempercepat pelelangan pengerjaan venue yang hingga kini belum dilakukan terutama yang hingga saat ini sedang menunggu pelayanannya.

“Penggunaan APBD tahun 2018 untuk pembangunan venue yang sudah selesai dan sedang dikerjakan, jadi mohon dilaporkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Papua,” tegas Maria.

Selain itu tandas Maria, Disorda diminta segera membayarkan sisa anggaran pembangunan Stadion Papua Bangkit yang sudah diselesaikan tuntas oleh kontraktor.

Sementara rekomendasi untuk PB PON lanjut Maria, agar segera menyampaikan grand design PON XX dengan seluruh anggaran yang dibutuhkan kepada DPR Papua (Komisi V) untuk dirapatkan dan diajukan kepada Pemerintah Pusat untuk segera dikeluarkan Inpres.

Untuk itu, diminta segera merehabilitasi berbagai venue yang ada di Kota Jayapura yang sangat tidak layak untuk digunakan pada PON XX.

Selain itu juga diiharapkan secara rutin memantau PB PON venue yang sedang dikerjakan karena ada venue yang saat ini berhenti pengerjaannya karena tidak ada anggaran.

“Segera mempromosikan PON XX secara meluas melalui lembaga-lembaga pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, media nasional dan lokal baik media cetak maupun elektronik serta organisasi pemuda dan kemasyarakat lainnya,” ujar Maria.

Sementara rekomendasi untuk KONI Papua yakni segera melaporkan pengurus personalia Cabor serta tempat pelatihan dan waktu pelatihan para atlet setiap cabor dan target yang dicapai nanti dalam PON XX di Bumi Cenderawasih.

“KONI juga mesti melaporkan anggaran yang telah digunakan dari mana anggaran yang diperoleh untuk pelatihan dan atlet,” tekannya. (TIARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here