KPU Kota Jayapura Musnahkan 16.114 Surat Rusak

0
375

Jayapura, Reportasepapua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura memusnahkan 16.114 surat suara rusak yang ditemukan saat penyortiran dan pelipatan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Ketua KPU Kota Jayapura, Otovianus Injama merincikan surat suara yang rusak itu adalah Surat Suara Presiden –Wakil Presiden yang bejumlah 147 lembar, Surat Suara DPD RI berjumlah 470 lembar, Surat Suara DPR RI Dapil Papua yang berjumlah 5090 lembar.

Sementara untuk DPRD Provinsi Dapi1 Papua jumlah Surat Suara yang rusak adalah 3378 lembar. Sedangkan untuk DPRD Kota Jayapura Dapil 1 adalah 2436 lembar, Dapil 2, 2824 lembar, Dapil 3, 827 lembar dan Dapil 4 berjumlah 942 lembar. Sehingaa total keseluruhannya adalah 16.114 surat suara.

“Surat Suara yang rusak ini sudah kita cetak ulang di Makassar dan sudah kita terima serta dilipat dan saat ini sudah siap untuk didistribusikan” kata Injama di Pelataran Kantor KPU Kota Jayapura, Senin (15/4) siang tadi.

Injama juga menjelaskan, untuk pelaksanaan distribusi logistik dari gudang KPU Kota Jayapura ke PPS akan dilaksanakan dalam dua tahap.Tahap pertama yang dilakukan, Senin (15/4) adalah penditribusian ke Distrik Muara Tami dan Distrik Jayapura Utara.

Sementara penditribusian ke tiga ditrik lainnya yakni Jayapura Selatan, Abepura dan Heram akan dilaksanakan Selasa (16/4) besok.

“Yang pertama hari ini kita akan distribusikan ke Ditrik Muara Tami dan Distrik Jayapura Utara. Yang telah siap di belakang kita ini untuk Distrik Muara Tami. Sedangkan untuk tiga distik lain kami akan distribusikan besok. Selanjutnya ditribusi dari PPS ke KPPS akan dilakukan pada hari H pada pukul lima pagi” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano yang juga hadir dan menyaksikan pemusnahan surat suara rusak tersebut mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura siap mendukung pelaksanaan Pemilu di Kota Jayapura.

“Tinggal dua hari lagi kita akan melakukan pemilihan Pileg dan Pilpres di Kota Jayapura tugas dari Pemerintah Kota Jayapura yang pertama menyipkan dana hibah sebesar Rp. 6.5 Miliar dan sudah kami hibahkan kepada KPU untuk menyelenggarakan Pileg dan Pilpres ini sukses” katanya.

Dirinya juga berharap agar penyelenggaraan Pemilu di Kota Jayapura dapat berlangsung sukses baik dalam penyelenggaraan dan juga demokrasinya.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya dan seluruh Forkopimda Kota Jayapura telah melakukan Doa dan Zikir untuk mendoakan agar Pemilu 2019 ini aman, damai dan bermartabat. Selain itu ia juga mengimbau agar masyarakat tidak golpot.

“Kita juga berdoa agar seluruh masyarakat dapat meninggalkan hal-hal negatif diantara kita sebagai anak bangsa di Kota Jayapura. Pemerintah Kota Jayapura juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak golput dan bisa datang ke TPS nanti” tukasnya.

“Harapan saya kepada KPU bertugaslah secara independen, professional dan transparan serta bermartabat untuk menjalankan pemilu ini secara jujur, aman, damai, berkualitas dan bermatabat. Karena Kota Jayapura adalah barometer untuk meningkatkan angka partisipasi politik di Provinsi Papua” tambahnya.

Karena menurutnya, pada pelaksanaan Pilkada Kota Jayapura pada tahun 2017 lalu, angka partisipasi Pemilih di Kota Jayapura adalah 43 persen. Sedangkan Pilgub 2018 lalu hanya 47 persen.

“Tapi tahun ini saya yakin akan meningkat karena saya lihat 2 anak muda Papua yang ada di KPU dan Bawaslu ini bisa bekerja dengan baik. Karena mereka bisa menyakinkan naiknya partisipasi menjadi 77.72 persen” pungkas BTM. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here