Lakukan Hearing Publik di Biak Anggota DPRP Ajak Masyarakat dukung Calon Terpilih

0
244

BIAK, REPORTASEPAPUA.COM – Sorotan terhadap hanya 12 Orang Asli Papua (OAP) dari 25 kursi calon Anggota DPRD Biak Numfor periode mendatang sebagai Caleg pemenang Pemilu serentak (Pileg) 17 April 2019 lalu, mencuat dalam Hearing Publik (Tatap muka) bersama komponen masyarakat sebagai bagian agenda kerja anggota DPRP Anis Ronsumbre di Biak. Menanggapi hal tersebut, Anis berharap masyarakat dapat memahami dan menerima hasil Pesta demokrasi yang terlaksana, dan tetap Optimis bahwa keterwakilan yang di berikan bagi 25 anggota DPRD mendatang akan mampu mengakomodir kepentingan masyarakat, tanpa melihat adanya perbedaan kelompok maupun golongan.

Anis Ronsumbre memberi Apresiasi bagi pelaksanaan Pemilu yang berjalan aman di Biak, lebih khusus terhadap hasil pada daerah Pemilihan 4 (wilayah Barat) Biak Numfor, yang di dominasi caleg perempuan sejumlah 3 orang dari 5 kursi yang di perebutkan. Menurutnya hal tersebut merupakan langkah maju di era Demokrasi dewasa ini di Biak, dimana kaum perempuan mulai menunjukkan Eksistensinya dengan merebut hati rakyat di arena Politik.

“Menurut saya masyarakat yang memiliki kepentingan atas keterwakilan OAP hari ini, harus mengevaluasi secara bersama baik dalam kelompok maupun kelembagaannya dari Proses yang berlangsung. Kita tidak perlu menyoroti persoalan komposisi Non-OAP mendominasi Parlemen di Biak, justru kita Putra-putri terbaik OAP, harus mulai mengatur strategi secara baik dan konsisten terhadap investasi sosial di masyarakat, dan pada kelembagaan Politik yang ada (Parpol) agar dalam pesta Demokrasi mendatang kita maksimal menghadapi persaingan memperebutkan hati dan kepercayaan masyarakat di Biak Numfor,” ujar Anis Ronsumbre yang merupakan anggota DPRP kursi Adat dari wilayah Saireri.

Anis Ronsumbre Optimis dan berharap kedepan ada ruang-ruang Komunikasi dan Diskusi di tingkatan Publik khususnya OAP secara kelembagaan Adat, yang kemudian akan mempersiapkan dan merekomendasikan Kandidat-kandidat terbaik OAP pada Parpol, sehingga dapat di bentuk sedini mungkin menjadi Kader-kader Politik handal dan bahkan memimpin Parpol di tingkat kabupaten yang hingga saat ini masih di dominasi Non-OAP. (jefri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here