JAYAPURA, Reportasepapua.com – Wali Kota Jayapura, Benhur Tommi Mano secara resmi membuka karantina wilayah di Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (22/05).

Di Kelurahan Hamadi tersebut ada 5 lokasi yang sempat dikarantina karena dari hasil rapid tes yang dilakukan disana banyak tes yang menunjukan hasil reaktif.

5 lokasi itu adalah, Pasar Central Hamadi, Pusat Pelelangan Ikan, Hamadi Rawa I, Hamadi Rawa II dan Hamadi Pontong.

“Tukang cukur dan salon-salon sudah bisa buka dengan syarat pengusaha dan karyawannya yang tinggal di hamadi dan sekitarnya harus melakukan mengikuti rapid tes dulu. Ini saya lihat rambut-rambut sudah mulai gondrong semua. Jadi besok semuanya sudah bisa kembali beraktivitas seperti semula” kata Wali Kota Jayapura dalam pertemuannya dengan warga Hamadi, siang tadi.

Wali Kota Jayapura juga berpesan kepada seluruh pedangang maupun pembeli yang hendak berjualan ataupun belanja di Pasar Central Hamadi dan Pusat Pelelangan Ikan agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah setempat.

Meski secara resmi telah membuka karantina wilayah tersebut, pria yang akrab disapa BTM ini meminta agar para pedangang tetap teratur dalam aktivitas perdagangannya.

“Tidak boleh ada yang berjualan di sembarang tempat, harus kembali ke tempat-tempat yang telah disediakan. Supaya pasar ini juga tetap teratur” kata.

Jika ada yang membandel, dia akan memerintahkan Kasatpol PP dan seluruh anggota untuk menertibkan pedagang yang membuka lahan sembarangan.

“Bukan hanya di pasar ini saja tapi untuk seluruh wilayah di Kota Jayapura. Karena ini bukan lahan untuk berkebun. Kalau mau berkebun di Muara Tami sana, disana lebih cocok. Ini Kota Jayapura lahan pemukiman” pungkasnya. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here