Mabuk, Avanza Tabrak Polisi Sedang Laksanakan Penyekatan Jalan Raya

0
9
ilustrasi kecelakaan

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Diduga akibat mabuk Miras, pengemudi Avanza PA 1803 QA menerobos sekat jalan oleh Tim Pengamanan dan Hukum Gugus Tugas Covid-19 di traffic light Dok II Kota Jayapura, (1/6/2020) pukul 20.30 WIT.

Akibatnya, satu personil Polri bernama Bripda Tri Indra Pamungkas (19) yang sedang bertugas menjaga titik penyekatan pembatasan aktifitas masyarakat selama pandemic covid-19, mengalami luka berat di kepalanya dan langsung dilarikan ke RSUD Dok II Jayapura.

Kronologis kecelakaan, saat korban bersama rekan-rekannya sedang melakukan penyekatan jalan, tiba-tiba muncul dari arah Kota Jayapura satu unit Mobil Avansa PA 1803 QA dengan kecapatan tinggi, dimana pengemudi mobil bernama Boas Haluk yang sedang dipengaruhi minuman keras tidak melihat adanya korban yang melaksanakan penyekatan, sehingga pengemudi menabrak korban.

Setelah menabrak korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah RSUD Dok II.

Tidak lama kemudian, pelaku dan penumpang yang berada di dalam mobil  berhasil diamankan di kompleks belakang perumahan kesehatan Dok II Jayapura oleh personil Pos Penyekatan Traffic Light Dok II Jayapura yang melakukan pengejaran.

Pelaku juga sempat mengalami luka di kepala akibat benturan yang dialami saat menabrak korban, sehingga pelaku juga dilarikan ke RSUD Dok II untuk dilakukan perawatan medis.

Sementara untuk penumpang bersama barang bukti langsung diamankan di Mapolresta Jayapura Kota.

Terkait peristiwa tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa kamal, S.H mangatakan bahwa sebelumnya pelaku dan pengemudi sempat mengonsumsi minuman keras di salah satu hotel di Jayapura dan akan kembali menuju Dok V yang mengakibatkan hilang kesadaran sehingga menabrak Personil yang sedang bertugas.

“Kami sangat menyayangkan tentang kejadian itu, di tengah pandemi Covid-19 seperti ini personil gabungan bekerja tidak mengenal waktu dan terus memberikan himbaun kepada masyarakat, akan tetapi masih ditemukan masyarakat yang melanggar aturan tersebut,” tandas Kabid Humas.

Kabid humas pun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras.

“Karena menyebabkan tidak dapat mengontrol diri, baik saat mengendarai motor,mobil dan pada saat berhadapan dengan orang lain yang dapat terjadi salah paham yang mengakibatkan keributan bahkan akan terjadi tindak pidana lainya,” jelasnya.(redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here