Masa Karantina Pasar Lama Sentani Berakhir, Patrinus Sorontou Ucapkan Terima Kasih

SENTANI, Reportasepapua.com – Masa karantina Pasar Lama Sentani selama 14 hari yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura secara resmi dihentikan, Rabu (06/05).

Penghentian masa karantina tersebut ditandai dengan dibukanya portal di jalan utama masuk Pasar Lama Sentani, mulai dari Traffic Light yang dilakukan oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw.

Pembukaan portal tersebut juga disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou dan Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si.

“Kami nyatakan karantina wilayah tertentu di lokasi ini resmi sudah 14 hari dan tidak lagi kami perpanjang, sehingga kami kembali membuka portal ini sebagai tanda dihentikannya masa karantina wilayah tertentu di lokasi ini. Walaupun aktivitas warga kembali normal, namun masih ada lokasi khusus yang tetap dilakukan pemantauan,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 yang juga Bupati Jayapura dalam arahannya sebelum membuka portal di Pasar Lama Sentani.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura, Patrinus R.N. Sorontou.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Patrinus R. N. Sorontou mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah melakukan karantina wilayah tertentu di areal Eks Pasar Lama Sentani selama 14 hari. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat setempat agar mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami dari DPRD ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah khususnya pak Bupati yang selama 14 hari sudah melakukan karantina wilayah tertentu di Pasar Lama Sentani. Karena selama ini warga disitu rasa susah sekali untuk mereka bergerak maupun bekerja mencari nafkah, tetapi hari ini pak Bupati atas nama pemerintah daerah membuka portal di jalan utama masuk lokasi Pasar Lama,” kata Patrinus Sorontou ketika ditanya wartawan usai menyaksikan pembukaan portal tersebut.

Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura ini juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Tim Gugus Tugas Covid-19. Untuk selalu berperan aktif melakukan tugasnya dalam penanganan Covid-19. Yakni dengan melakukan pemeriksaan kesehatan maupun membagikan paket sembako kepada warga yang berada di zona merah tersebut.

“Kami juga memberikan apresiasi buat pemerintah daerah dengan pembukaan portal dan aktivitas warga disitu bisa kembali berjalan normal. Serta bagi umat Muslim juga yang ada di daerah itu bisa melaksanakan ibadah puasa dengan baik,” ujarnya.

Patrinus juga mengingatkan, hendaknya masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan sesuai arahan dari pemerintah. Salah satunya tetap dirumah dan menghindari berkumpul-kumpul serta harus mengenakan masker.

Mengingat tadi dalam arahan Bupati Jayapura terkait tidak ada yang lagi yang berjualan di pinggir jalan protokol seperti pedagang kaki lima karena tim medis masih lakukan pemeriksaaan kesehatan di lokasi khusus yang dilakukan pemantauan.

“Ada perintah bupati terkait adanya larangan berjualan bagi pedagang kaki lima di pinggir jalan sepanjang jalan protokol di lokasi itu, menurut saya itu juga baik. Walaupun karantina wilayah tertentu selama 14 hari ini sudah berakhir, namun ada hal-hal yang harus diperhatikan. Antara lain mereka tetap harus menggunakan masker, selalu cuci tangan dengan sabun selesai beraktivitas, selalu menjaga jarak dan tetap dirumah,” ujarnya.

“Saya berikan dukungan buat pak bupati untuk sementara jalan protokol itu harus steril dari aktivitas masyarakat, jangan ada aktivitas warga dulu. Biar semua kegiatan lancar hingga betul-betul Covid-19 ini nihil di daerah ini,” pungkas Patrinus Sorontou yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura. (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,874PengikutMengikuti
18,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles