MENHAN Diangkat Sebagai Anak Angkat Kepala Suku Tabi

0
726
Bertempat di Klimbay Batas Kota Pinggir Danau Sentani Jln. Raya Sentani Kelurahan Waena Distrik Heram Kota Jayapura, telah tiba Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu (Menteri Pertahanan RI) berserta rombongan dalam rangka menyapa masyarakat 7 wilayah adat Papua dan Papua barat yang di sambut oleh Ramses Ohee (Kepala suku besar Waena/tokoh masyarakat/Tokoh pejuang papera 1969) dan para ondofolo adat tabi di kediamannya di Waena. Pada Kamis 10 September 2019.

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Bertempat di Klimbay Batas Kota Pinggir Danau Sentani Jln. Raya Sentani Kelurahan Waena Distrik Heram Kota Jayapura, telah tiba Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu (Menteri Pertahanan RI) berserta rombongan dalam rangka menyapa masyarakat 7 wilayah adat Papua dan Papua barat yang di sambut oleh Ramses Ohee (Kepala suku besar Waena/tokoh masyarakat/Tokoh pejuang papera 1969) dan para ondofolo adat tabi di kediamannya di Waena. Pada Kamis 10 September 2019.

Pada siang ini bapak jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang diangkat oleh bapak Ramses Ohee sebagai anak adat suku Tabi artinya bapak Ryamizard Rycudu telah menjadi bagian anak adat suku Tabi, hal ini di sampaikan oleh bapak ramses ohee secara langsung setelah menyematkan pernak pernik pakaian adat suku Tabi.

“Hari ini menjadi saksi oleh anak cucu kami,bapak kami angkat menjadi anak suku adat Tabi, “tuturnya”

Pada kesempatan siang ini dilakukan juga buku sejarah PEPERA kepada bapak Ramizard Rycudu dan pembacaan ikrar oleh satgas pemuda Tabi tentang kesetiaannya kepada negara kesatuan republik indonesia dan siap menjaga Tanah Tabi untuk menjaga keamanan dan memajukan papua.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa dengan bertemu perwakilan masyarakat adat Papua dan Papua Barat, agar dapat menciptakan Papua dapat tenang ke depannya.

“Kita kumpul tadi bersama-sama dengan tokoh adat untuk bagaimana menciptakan Papua ini tenang. Tadi melaksanakan perintah dari Tuhan kasih sayang,” kata Ryamizard,

Menurut Ryamizard, Papua sudah bertahun-tahun diamankan dengan pasukan bersenjata. Kini, kata Ryamizard, sudah saatnya melakukan musyarawah untuk bagaimana baiknya Papua ke depan.

“Kita sudah bertahun-tahun bagaimana mengamankan Papua dan lain-lain dengan bersenjata, kekerasan, saya raya sudah waktunya kita melakukan kegiatan untuk bersama-sama, berkoordinasi, bersilaturahmi, bermursyawarah untuk mufakat bagaimana baiknya negara ini, bagaimana baiknya Papua ini,” ucapnya.

Selanjutnya setelah pengukuhan selesai Menhan bersama rombongan mengunjungi dan memberikan bantuan sosial ke beberapa lokasi yang digunakan sebagai tempat mengungsi oleh masyarakat korban kerusuhan di Wamena dan Ilaga. (redaksi.adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here