JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pemerasan dan pengancaman oleh Tim Cycloop dan Tim Curanmor Polres Jayapura di taman bunga Hawai Sentani kab Jayapura. Kamis, 15/08 sore.

Penangkapan pelaku pemerasan disertai pengancaman berinsial AMI (37) oleh tim gabungan Polres Jayapura berdasarkan Laporan Polisi yang dibuat korban wanita paruh baya berinisial DS (61) hari ini 15 Agustus 2019, dimana pelaku memeras dan mengancam korban melalui Whats App dan mengakui bahwa mempunyai rekaman video call milik korban yang tidak senonoh.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku tersebut “pengancaman dan pemerasan ini sudah terjadi sejak tanggal 19 juli 2019, dimana pelaku AMI (37) mengirimkan pesan melalui Whats App dan mengancam korban untuk memberikan uang sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) dan berdalih mempunyai rekaman video call milik korban yang tidak senonoh, merasa takut sehingga korban memberikan uang sebesar Rp. 7.000.000,- (tujuh juta rupiah), korban tidak mengetahui identitas pelaku dan tidak ingin dikenali pelaku juga mengarahkan agar uang disimpan didalam kantong plastik warna putih dan diletakan di depan gerbang kantor Inspektorat Hawai, serta menyuruh korban untuk langsung pergi dan tidak boleh kembali ketempat tersebut,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, sampai dengan tanggal 15 Agustus 2019 (siang tadi) pelaku kembali meminta uang pada korban sebesar Rp.10.000.000 (sepuluh juta rupiah) dan meminta untuk disimpan dalam kantong plastik warna putih serta menyuruh korban untuk meletakkannya di daerah taman bunga Hawai Sentani tepatnya di dalam pagar serta diatas tumpukan seng – seng bekas, karena sudah tidak tahan dengan hal tersebut korban langsung melaporkannya ke kami sehingga kami tindak lanjuti.

Sesuai permintaan pelaku kami menyiapkan semuanya, dengan menyewa taksi cary anggota melakukan penyamaran dan pemantauan dengan memarkirkan taksi di sekitar taman bunga Hawai Sentani, sedangkan anggota tim yang lain menggunakan sepeda motor, tidak hanya itu, kami juga menyamarkan salah seorang anggota untuk menjadi tukang ojek yang mengantarkan korban untuk menaruh uang di TKP, usai menaruh uang berselang beberapa menit kemudian pelaku langsung keluar dan mengambil uang, disaat itu anggota langsung menangkap pelaku.

Tambahnya, saat ini pelaku AMI (37) telah mendekam di sel tahanan Mapolres Jayapura, pelaku kami jerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (REDAKSI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here