Faktor Jarak Dan Waktu, Pemda Waropen Minta Penundaan Pelantikan !

WAROPEN, REPORTASEPAPUA.COM – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Waropen terpilih yang seharusnya digelar hari ini Jumat (26/2) berdasarkan undangan yang disebar, terpaksa harus tertunda. Pelantikan yang digelar di Gedung Negara Dok V Jayapura, Ibukota Provinsi Papua, yang dilantik langsung oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.

Bukannya tidak siap, melainkan tenggat waktu yang sangat mepet, karena hanya berselang sehari setelah surat-surat perlengkapan persyaratan dikirimkan. Sedangkan seperti diketahui, Kabupaten Waropen memiliki akses yang begitu terbatas, terlebih diberlakukannya pembatasan aktivitias dikarenakan pandemic covid-19.

“Kami menerima surat undangan ini tanggal 25, dan pelantikan harus digelar pada tanggal 26 sore (hari ini, red). Jelas tidak sempat, masalah transportasi, masalah perlengkapan jas pelantikan juga belum selesai. Ini terlalu mendadak, kami minta penundaan selama satu minggu, kami telah menyurat terkait penundaan ini,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan Jaelani didampingi Kabag Humas dan Protokoler Kabupaten Waropen Michael Rumabar, saat jumpa pers di Ruang Rapat Bupati, Jumat (26/2).

Hari ini menurut undangan yang tersebar, ada lima kabupaten yang akan dilantik termasuk Kabupaten Waropen. Diantaranya Kabupaten Keerom, Merauke, Asmat, dan Pegunungan Bintang. Namun ada informasi yang terbaru hari ini pula kegiatan pelantikan tersebut semuanya ditunda, dikarenakan ada agenda penting pemerintah yang lain.

“Tentu saja dengan adanya penundaan ini kita bisa manfaatkan waktu mudah-mudahan kabupaten Waropen bisa mempersiapkan yang belum selesai dan mempersiapkan. Tidak ada maksud lainnya,” ujarnya.

Lanjut Jaelani, Pemerintah Kabupaten Waropen saat ini tinggal menunggu tanggapan balik dari Pemerintah Provinsi Papua, dari surat permintaan penundaan pelantikan, yang mana meminta untuk menunda pelantikan tersebut satu minggu, atau berkisar pada minggu pertama awal Maret 2021.

Sementara itu Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Waropen Michael Rumabar, membenarkan permintaan penundaan pelantikan tersebut. Bukan karena tidak siap secara mental atau dikarenakan factor lain, melainkan memang tenggat waktu undangan dan seremoninya terlalu mepet.

“Kedua pejabat kita sudah sangat siap dilantik, karena sudah mengantongi Dasar Hukum yang kuat, dan telah memiliki Surat Keputusan, namun tentu perlu dilakukan Pengambilan sumpah dan janji jabatan, ini menjadi satu kesatuan dalam aturan, sesuai amanat UU No 23 Tahun 2014 Pasal 60 dan 64,” terang Michael Rumabar.

Sambung Michael Rumabar, penundaan pelantikan khusus untuk kabupaten Waropen murni karena alasan situasional agenda pemerintah, tentu saja Pemkab Waropen mengimbau warga untuk tetap sabar, karena sesungguhnya bupati dan Wakil Bupati Waropen terpilih Yermias Bisai dan Lamek Maniagasi sudah siap untuk dilantik.
Sebagai tambahan, acara pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih di Gedung Negara nantinya hanya dihadiri secara terbatas, oleh pihak keluarga terkait yakni istri dan anak bupati dan wakil bupati terpilih, karena protokol Kesehatan yang ketat.

ForkOmpimda, OPD tertentu, dan unsur simpatisan dan pendukung tidak bisa menyaksikan secara langsung. Melainkan dapat menyaksikan via virtual meeting lewat aplikasi zoom.

Ditambahkan Pemerintah Kabupaten Waropen kata Michael Rumabar, sangat mengapresiasi dan berterimakasiH kepada Menteri Dalam Negeri dan Jajaran, beserta Gubernur Papua beserta Jajarannya, atas sinkronisasi dan Kerjasama, seluruh administrasi pelantikan bisa dilengkapi. Dia pun mengimbau agar masyarakat bisa tetap tenang dan tidak menanggapi berita miring yang tersebar terkait penundaan ini. (iL/humprowaropen).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,873PengikutMengikuti
18,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles