Natan Pahabol : Papua Tidak Butuh Gedung Tingkat, Papua Butuh Kualitas SDM

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Anggota DPR Papua, Natan Pahabol memberikan apresiasi kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe terkait niat baiknya untuk membangun Kantor Gubernur Provinsi Papua yang baru, diatas lahan seluas 384 hektar di wilayah Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Hanya saja kata Natan Pahabol, maksud baik dari Pak Gubernur Papua ini, juga perlu dilakukan kajian lebih dalam dan difikirkan secara matang. Terutama mengenai Amdal, kemudian strategi untuk pelayanan publik ke masyarakat, apakah maksinal atau tudak dan yang terpenting mengenai hak ulayat. Karena hak ulayat ini sering menjadi konflik, lalu tujuan dan manfaatnya untuk masyarakat itu apa?

“Sebab tanah di wilayah Tabi, ini selalu saja ada masalah. Sehingga dari semua ini dengan dibangunnya kantor baru itu, apakah ada manfaat untuk masyarakat, atau kah hanya asal membangun, yang penting jadi,” kata Natan Pahabol dalam pesan singkatnya lewat via telepon kepada Repotase Papua, Kamis (01/10/2020).

Kedua lanjut Natan, masyarakat pasti akan kecewa, sebab begitu banyak anggaran yang nantinya teserap habis hanya untuk membangun infrastruktur.

“Apalagi membangun infrastruktur hanya fokus di satu wilayah adat. Ini tidak adil. Lalu di wilayah lain bagaimana?,” tanyaknya.

Menurut Natan Pahabol, pak gubernur diakhir jabatan mau tinggalkan kenangan bangunan fisik itu sangat bagus. Tapi jangan sampai anggaran rakyat habis hanya untuk bangun infrastruktur.

“Lebih baik bangun Sumber Daya Manusia (SDM). Jadi bangun manusia sebagai fondasi, dan asset untuk membangun Papua. Karena dengan memindahkan Kantor Pemprovinsi ke Koya Timur ini tidak strategis. Seperti akses layanan ke publik, Amdal dan lain-lain,” ujarnya.

Diakui, disana itu memang luas, tapi tidak tepat sasaran pelayanan. Koya ini sudah jelas, dan wikayah Koya ini di kenal sebagai pusat pertanian, perikanan juga perkebunan. Jadi jangan Pemprov asal bangun.

“Lebih baik harus cari tempat yang benar-benar strategis. Karena masyarakat mengharapkan bangunan yang baik dan ada pelayanan yang tinggi. Bukan bangunan tinggi, besar, dan luas tapi pelayanannya pendek dan tidak maksimal kepada masyarakat. Itu percuma nanti. Lebih baik isinya bukan kulitnya,”tutur Politisi Partai Gerindra Papua ini.

Natan Pahabol menambahkan, semoga pemerintah bisa melihat ini dengan hikmad. Jangan cuman asal membangun. Asal senang nama ada. Apalagi kantor baru itu akan menjadi bagian dari pembangunan kompleks perkantoran Pemerintahan Provinsi Papua.

“Lebih baik bangun manusia dari pada bangun gedung tingkat. Papua tidak butuh gedung tingkat, Papua butuh kualitas SDM untuk membangun. Semoga masukan ini menjadi perhatian,”tandas Natan Pahabol.(TIARA)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,952FansSuka
2,769PengikutMengikuti
17,700PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles