NTP Papua Mengalami Penurunan

0
189

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua mengalami penurunan sebesar -0,01 persen dengan indeks NTP sebesar 101,55.

” Penurunan terjadi dikarenakan kenaikan indeks harga dibayar petani lebih besar dari indeks harga yang diterima oleh para petani, ” Kata Simon Sapari selaku Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua kepada wartawan di Kota Jayapura, Senin (03/02/20).

Nilai Tukar Petani Nasional pada bulan Januari 2020 sebesar 104,16 atau mengalami peningkatan 0,78 persen dibanding bulan sebelumnya.

Ditambahkan bahwa, NTP Provinsi Papua pada bulan Januari 2020 menurut subsektor yaitu Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan 101,13, NTP Subsektor Holtikultura 95,58 , NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat 95,15 , NTP Subsektor Peternakan 109,25 dan NTP Subsektor Perikanan 111,24.

” Pada Januari 2020 tercatat di Papua mengalami inflasi 0,69 persen berdasarkan kelompok pengeluarannya perubahan yang terjadi diantaranya, Makanan Minuman dan tembakau naik 1,005 persen, Kesehatan turun -0,001 persen, Informasi Komunikasi dan Jasa keuangan naik 0,000 persen, ” sambungnya.

Menurutnya, Secara Nasional inflasi perdesaan tertinggi terjadi di NAD yaitu sebesar 1,48 persen . Sedangkan deflasi perdesaan hanya terjadi di Sulawesi tenggara yaitu turun sebesar -0,003 persen. ” Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) di Papua Januari 2020 tercatat naik sebesar 0,05 persen, menurut subsektornya diantaranya , NTUP tanaman pangan naik 0,42 persen, NTUP Hortikultura turun naik 0,87 persen, ” ujarnya. (berti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here