Osman Marbun : Jembatan Holtekamp Akan Menjadi Icon Pariwisata di Papua

JAYAPURA, reportasepapua.com – Kepala Balai jalan Nasional X Papua Osman Marbun menyampaikan proyek pembanguanan jembatan hamadi Holte kamp yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan yang akan yang akan selesai pengerjaan fungsionalnya pada akir tahun 2018 ini dan awal tahun 2019 ini juga akan dilanjutkan dengan pemasangan lampu untuk dilalui pada malam hari hingga jembatan ini semakin bagus jika dilalui pada malam hari, semantara terkait pihaklain yang akan melakukan pemasangan ini, dirinya menganggap hal tersebut adalah baik dan jikalah bagus kenapa tidak walau dalam pengerjaan ini sebenarnya telah kami siapkan untuk pemasangan lampu di jembatan ini, ungkapnya.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Balai jalan nasional X saat bersama Rombongan Gubernur Papua melakukan peninjauan terhadap jembatan yang menghubungkan pantai hamadi-holte kamp yang dikerjakan oleh pihak balai jalan nasional x di papua tersebut .

Lebih lanjut menurut Osman Marbun jika kita lihat bahwa lokasi di sekitar pembangunan jalan ini sangatlah indah dan ini adalah satu satunya daerah terindah yang sangat baik dan tentunya pasti akan di kembangkan oleh pihak pemerintah daerah untuk di jadikan tempat tempat lokasi wisata yang akan menjadi PAD untuk daerah.

“daerah sekitar jembatan ini merupakan daerah terindah dan jika kita liat daerah ini seperti daeah di negara swis yang begitu indah oleh sebab itu marilah kita mamfaatkan potensi ini untuk menjadikan icon pariwisata di daerah ini,” tandasnya.

Sementara itu terkait permasalahan hak ulayat yang masih di permasalahkan oleh pihak pemilik tanah, Osman Marbun menegaskan bahwa hal ini adalah tugas dari pihak pemerintah provinsi papua dan pemda kota jayapura yang menurutnya dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan guna membahasnya lebih lanjut dan tugas kami adalah untuk adalah untuk mengerjakan jembatan ini agar dapat di selesaikan dan jembatan ini dapat berfungsi dan dilalui oleh warga masyarakat hingga dapat menekan biaya hidup masyarakat di skow perbatasan yang harus mengeluarkan biaya yang tinggi bila pergian ke kota jayapura atau sebaliknya , tegas Osman Marbun.(andre)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,946FansSuka
2,762PengikutMengikuti
17,700PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles