Pelantikan Anggota DPRD Terpilih Tunggu SK Gubernur Papua

SENTANI, Reportasepapua.com – Tanggal pelantikan anggota DPRD terpilih Kabupaten Jayapura hingga saat ini belum bisa dipastikan. Pasalnya, pelantikan tersebut masih perlu menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe.

Meski begitu, Sekretaris DPRD Kabupaten Jayapura Abdul Hamid Toffir, meyakini bahwa pelantikan 25 anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih ini akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Oktober 2019 mendatang.

“Terkait dengan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Jayapura yang terpilih untuk periode 2019-2024 itu, untuk kami di Kabupaten Jayapura masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Papua,” ujarnya ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (27/08/).

Lanjut Abdul Hamid, sesuai mekanisme, setelah menetapkan calon anggota DPRD terpilih, selanjutnya KPU Kabupaten Jayapura mengusulkan pelantikannya kepada Gubernur Papua melalui Bupati Jayapura. Dan, Bupati Jayapura telah melanjutkan usulan KPU tersebut kepada Gubernur Papua pada 19 Agustus 2019 lalu dengan surat bernomor: 155.2/1481/SET.

“Dan terkait dengan surat keputusan tersebut, memang saat ini pak Bupati Jayapura telah menyurati pak Gubernur Papua dengan surat nomor: 155.2/1481/SET tertanggal 19 Agustus 2019,” ujarnya.

Mengenai agenda pelantikan anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2019-2024 sendiri, menurut Abdul Hamid, tergantung keluarnya SK Gubernur Papua. Namun, pihaknya berharap pada bulan September 2019 nanti sudah bisa keluar SK-nya, sehingga pelantikan bisa berjalan sesuai dengan rencana di bulan Oktober 2019 mendatang.

“Kami prediksi bahwa SK Gubernur Papua ini diperkirakan keluar nanti sekitar bulan September 2019. Kenapa saya katakan di bulan September, karena berdasarkan waktu pelantikan dari anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2014-2019 itu berlangsung sekitar pertengahan bulan Oktober atau pada tanggal 22 Oktober 2018 lalu,” tuturnya.

Di sisi lain, keanggotaan DPRD tidak akan mengalami kekosongan meskipun tanggal pelantikannya belum jelas. Pasalnya, masa jabatan anggota DPRD yang lama akan habis secara otomatis begitu anggota DPRD terpilih atau yang baru itu dilantik.

“Dengan demikian, surat keputusan Gubernur itu diperkirakan keluar pada bulan September. Sehingga kita bisa rencanakan untuk pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan itu di bulan Oktober 2019. Batas waktu masa jabatan anggota DPRD yang lama itu pas sekitar lima tahun di bulan Oktober nanti. Itulah rencana pelantikan dan pengambil sumpah/janji jabatan untuk anggota DPRD Kabupaten Jayapura yang terpilih untuk periode 2019-2024,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, KPU Kabupaten Jayapura telah menetapkan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2019-2024, belum lama ini.

Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Daniel Mebri mengatakan, setelah melakukan rapat pleno terbuka ini, pihaknya akan mengirimkan berkas caleg terpilih ke Gubernur Papua melalui Bupati Jayapura.

“Setelah diserahkan ke gubernur, untuk sepenuhnya diserahkan ke pemerintah daerah untuk dilanjutkan ke pemerintah pusat dalam hal ini ke Mendagri untuk bagaimana diatur proses pelantikannya,” katanya kepada wartawan usai menggelar rapat pleno terbuka.

Sebanyak keempat partai politik kontestan Pemilu 2019 di Kabupaten Jayapura gagal mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Jayapura. Keempat partai politik itu adalah Partai Garuda, PSI, PBB dan PKS.

Adapun 11 partai lainnya berhasil memperoleh kursi anggota DPRD Kabupaten Jayapura. Yakni, NasDem, Gerindra, PDIP, PKB, Golkar, PKPI, Hanura, Partai Berkarya, Partai Perindo, PPP dan Demokrat.

NasDem berhasil meraih empat kursi, kemudian disusul oleh PKB, PDIP dan Gerindra dengan masing-masing tiga kursi. Selain keempat partai tersebut, ada tiga partai yang berhasil memperoleh dua kursi yaitu Golkar, PKPI dan Partai Berkarya yang merupakan partai pendatang baru di Pileg 2019 ini. Selanjutnya ada empat partai yang memperoleh satu kursi, yakni PPP, PAN, Perindo (partai pendatang baru juga di Pileg 2019) dan Demokrat.

Berikut 25 nama calon anggota legislatif terpilih Cintiya Rulliani Talantan (NasDem), Hj. Sumirah (NasDem), H. Wagus Hidayat (PPP), Sihar Lumban Tobing (Golkar), H. Muhammad Amin (PKB), Hermes Felle (PDIP), Angganetha Wally (PKPI), Yohannes A. Hikoyabi (Hanura), Eymus Weya (PAN), Irene Syaranamual (Partai Berkarya), Lerry Patrix Suebu (Gerindra), Yosep Sapan (PKPI), Konstan Daimoye (PDIP), Cief W. Ohee (Partai Perindo), Kilion Kogoya (Partai Berkarya), Rasino (NasDem), Esau Jhonwyn Janteo (Golkar), Slamet (PKB) dan Basuki (Gerindra).

Kemudian, Martehis Lewerissa (Demokrat), Klemens Hamo (NasDem), Ptrinus R. N. Sorontau (PDIP), Piet Hariyanto Sofyan (PKB), Apolos Lay (Gerindra) dan Herman Oyaitouw (Hanura). (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,944FansSuka
2,758PengikutMengikuti
17,700PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles