WAMENA, Reportasepapua.com – Bahas Soal Mendistribusikan sembako bagi kedua masyarakatnya, dua wakil bupati bertemu. mamteng dan Jayawaijaya merupakan dua kabupaten Pegunungan Tengah, Marthin Yogobi, SH.MH dan juga Yonas Kenelak wakilnya melakukan pertemuan guna membahas berbagai persoalan di tengah mewabahnya Virus Covid-19, salah satunya membicarakan terkait pendistribusian Sembako bagi masyarakat.

Wakil Bupati Yonas mengakui akan dilakukan Lansiran barang, atau dipindahkan pada kendaraan yang sudah disiapkan khusus untuk nantinya dibawa masuk ke Kabupaten Mamteng.

“Untuk semua itu kami sudah tempatkan petugas di sana sejak 30 Maret, jadi semua akan melalui pemeriksaan ketat kepada siapa saja,” ungkap Wakil Bupati Yonas.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wilayah Lapago mengakui, surat resmi sudah diterima olehnya, dan nantinya akan dilanjutkan kepada Bupati Jayawijaya untuk dibahas kembali.
Dari hasil koordinasi, Pemerintah Kabupaten Mamteng meminta kemudahan akses dari Wamena ke Kabupaten Mamberamo Tengah, tepatnya jalur masuk pada lokasi Pemalangan yang saat ini dijaga oleh Relawan.

“Jadi barang yang diangkut akan dilansir atau dipindahkan, kecuai kendaraan dinas, tim kesehatan, pengerjaan proyek, seta yang menyangkut situasi keamanan akan menjadi pengecuaian,” kata Marthin Yogobi.

Sementara itu Menanggapi surat dari Kabupaten Mamberamo Tengah Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku jika untuk pengaturan transportasi logistik ke kabupaten pemkaran ini kalau diberikan waktu seminggu dua kali ini kelihatannya jika dibuka akan masuk langsung padat, sehingga diterapkan sistem lansiran yang bertujuan agar masing-masing Kabupaten menjaga masyarakatnya.

“jadi dengan sistem lansiran itu masyarakat dari Kabupaten pemekaran tak masuk ke Jayawijaya dan begitu juga masyarakat Jayawijaya tak masuk ke wilayah Kabupaten Pemekaran hanya arus transportasi logistik barang dan bahan bakar saja yang bisa masuk, agar kita masing-masing melakukan pembatasan wilayah,” Kata Bupati.

Ia mencontohkan untuk arus transpotasi ke Kobakma Kabupaten Mamberamo Tengah ada pos perbatasan di Distrik Wolo, sehingga semua barang yang naik dari Wamena ke Kobagma sudah berkoordinasi dengan sopir dari Kobakma untuk dijemput di daerah perbatasan itu sehingga ketikan sampai tinggal dipindahkan ke kendaraan yang dari Kobakma.

“Sekarang kan kita tinggal atur dulu untuk lalulintas tetap bebas, namun hanya sampai diperbatasan kecuali yang menyangkut kesehatan , material bangunan, yang harus langsung dan tak mungkin dipindahkan, sehingga ini akan disampaikan kepada relawan yang ada jaga disetiap perbatasan,” tambahnya.

Sementara itu Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen Mengakui untuk pembatasan aktifitas dalam Kota Wamena dan sekitarnya hingga daerah perbaraan dengan Kabupate Pemekaran, pada intinya ia dan jajarannya mendukung langkah pemerintah, sehingga untk langkah awal Polres Jayawijaya masih terus memberikan imbauwan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan pemerintah. (Yanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here