Pemkab Keerom Terus Tertibkan Aset

0
Ketua DPRD Kab Keerom Bambang Mujiono, SE saat menyerahkan kendaraan dinas kepada Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MM dihalaman Kantor Bupati Keerom, Senin (16/3).

KEEROM, Reportasepapua.com – Ditahun 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom terus menertipan asset- asset Negara kepada pejabat di Kabupaten Keerom, baik itu pejabat yang telah pensiun, pindah tugas maupun tidak menduduki suatu jabatan.

Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MM mengatakan, sesuia perjanjian dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) serta Menpan- RB dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), akan melakukan penertipan asset- asset Negara di Kabupaten Keerom.

Untuk pertama kali menyerahkan asset kebdaraan dinas di tahun 2020 dimulai dari Anggota DPRD Keerom dengan menyerahkan asset kendaraan dinas kepada Pemerintah Kabupaten Keerom, kerana sesuia aturan bahwa Anggota DPRD tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan dinas, kerana ini telah dilakukan perjanjian bersama dalam penertipan asset Negara yang ada di Kabupaten Keerom.

“ penyerahan asset Negara ini kepada Pemda Keerom dikomandoi oleh Ketua DPRD Keerom. semua ini dilakukan untuk penertipan asset – asset Negara,”ujar Markum saat menerima kendaraan dari Ketua DPRD Keerom Bambang Mujiono dihalaman Kantor Bupati Keerom, Senin (16/3).

Kata Markum, setelah dilakukan penyerakan asset kendaraan dinas dan penendatanganan, pihaknya langsung meneruskan dan melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. “ kami memberikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kab Keerom yang lebih dahulu menyerahkan kendaraan dinas kepada Pemda Keerom. ini merupakan langka baik terhadap anggota DPRD yang suka rela menyerahkan kendaraan meskipun tidak menjabat lagi sebagai Anggota DPRD Keerom,”ungkapnya.

Disamping itu, pada minggu lalu telah dilaksanakan MoU dengan  pihak kejaksaan untuk penarikan asset- asset pemda Keerom. “ untuk tahun 2020 penertipan asset Negara di Pemda Kab Keerom akan saya terus lakukan. Resiko apapun saya tetap jalankan, apabila saya tidak menjalankan pastinya pimpinan yang mendapat sangsi,”tegas Markum. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here