Pemprov Siap Bantu Penanganan Covid-19 di Kota Jayapura

0
12

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Rombongan Provinsi Papua dipimpin Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua DR Muhammad Musa’ad, M.Si menemui Walikota Jayapura DR Benhur Tomi Mano,MM di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut membahas penanganan Covid 19 di Kota Jayapura.

Nantinya Kota Jayapura akan menjadi pilot project untuk semua kabupaten/kota dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Bumi Cenderawasih.

“Hari ini kami dari pemerintah provinsi datang ke Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota sebagai Ketua Gugus Tugas dengan Tim Sekda dan juga Kepala Dinas Kesehatan kami datang juga dari provinsi dengan tim untuk menindaklanjuti hasil Rakor yang dilakukan melalui Vicon beberapa waktu lalu,” terang Musa’ad.

Dikatakan, pada dasarnya pemerintah provinsi memahami bahwa pemerintah kota ini sangat strategis sebagai barometer untuk Papua.

Makanya sesuai dengan arahan Wakil Gubernur bahwa pemerintah provinsi akan berkolaborasi, berkordinasi dan kemudian bekerja bersama untuk bagaimana menyelesaikan penanganan covid di Kota Jayapura yang dianggap sebagai barometer.

“Tapi kemudian yang kedua juga sebagai salah satu pusat episentrum penyebaran covid di Papua. Hari ini kita bersilaturahmi bertemu Pak Walikota dengan tim untuk menyampaikan itu,” ujarnya, Selasa (23/06).

Nantinya sesegera mungkin sesudah pertemuan, Tim Provinsi Papua akan juga menindaklanjuti dengan Tim dari Kota Jayapura.

“Apa yang bisa kita kerjasama, apa yang bisa kita back up dalam hal suka atau tidak suka, cepat ataupun lambat, yang pada akhirnya nanti kendali itu harus ada di kabupaten/kota. Pemerintah provinsi sifatnya hanya memback up sebagai Wakil pemerintah pusat,” tukasnya.

Pemerintah Provinsi berharap kota Jayapura akan menjadi contoh bagi semua kabupaten yang ada di Papua.

“Dimana apa yang kita lakukan disini bisa direplikasi di kabupaten lain, sehingga kita bisa segera menyelesaikan masalah covid ini,” harapnya.

Pasalnya akan memasuki tahapan baru yang disebut dengan masyarakat produktif aman Covid.

“Ini yang kita harapkan. Karena ada beberapa program yang tadi kita bicarakan, kita tawarkan kepada Pak Wali. Untuk bagaimana kita bisa kerjasamakan. Baik di tingkat RT yang kita sebut dengan RT/RW tangguh covid,” urainya.

Pemprov Papua sudah siapkan Diklat bagi ODP, PDP dan OTG.

Muhammad Musa’ad juga menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah provinsi sudah menyiapkan Diklat Pemda dan Balai Latihan Kesehatan yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat perawatan ataupun karantina bagi ODP, PDP dan Positif Covid-19.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga membicarakan tentang bagaimana penanganan pasien, baik yang sudah positif ataupun juga masih ODP kemudian juga termasuk yang OTG.

Nantinya antara provinsi dan kota akan berkolaborasi yang pada akhirnya adalah test masifnya atau test massal yang dibuat oleh Walikota akan didukung penuh oleh provinsi agar lebih cepat ditemukan.

“Kemudian diobati, daripada nanti tidak temukan kemudian menyebar dan akan berefek lebih parah bagi kemaslahatan masyarakat di Papua. Khususnya di Kota Jayapura,” ujarnya.

“Prinsipnya pemerintah provinsi siap memberi memback upo kota Jayapura dan juga kabupaten-kabupaten lain yang ada di Provinsi Papua,” terangnya.

Disinggung terkait alat PCR maupun daya tampung rumah sakit yang minim, Musa’ad menegaskan bahwa Pemerintah Kota tidak sendirian.

“Kesimpulannya bahwa pemerintah kota tidak sendirilah. Pemerintah Provinsi siap bekerja sama, siap mendukung. Tetapi tidak hanya pemerintah kota saja. Akan tetapi juga Pemerintah kabupaten yang ada di Papua untuk menyelesaikan masalah masalah. Karena ini masalah bersama untuk kemaslahatan masyarakat Papua,” pungkasnya (Berti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here