JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Tak terima CVnya dicoret didalam Proses Lelang oleh lembaga pengadaan secara elektronik (lpse) provinsi papua , sejumlah pengusaha asli Papua mengamuk dikantor LPSE Papua. Hugo merani langsung mendatangi kantor LPSE Provinsi papua untuk mempertanyakan gugurnya badan hukum miliknya dalam proses lelang proyek cover medik pasien di rsud jayapura.

Dirinya Bersama Rekannya Langsung Mengamuk Didepan Kantor Lpse Setelah Mendapat Informasi Badan Hukumnya Gugur Hanya Karena Tak Mengisi Surat Pengalaman Kerja, Padahal Dirinya Sudah Menyiapkan Surat Pengalaman Kerja.

Hugo sudah mencium adanya aroma kecurangan didalam tender ini, dimana yang merupakan pengusaha asli papua ini mengancam akan membawa jumlah massa yang besar ke kantor lpse melakukan aksi demo menutup kantor LPSE.

“Saya minta LPSE ditutup saja, ini tidak ada keberpihakan, kami orang papua mau maju namun mereka kerja sangat tidak profesional,” Tegasnya dikantor LPSE Papua.

CV Milik Hugo Bernama Elbarakah Awalnya Ranking Nomor urut 1 dalam Proses Lelang di LPSE namun dirinya tidak diundang didalam Proses Verifikasi Berkas yang dijadwalkan dilakukan Kamis hari ini, sehingga dirinya sangat kecewa dengan Tim Pokja yang ada di LPSE.

Merani Juga Meminta Gubernur Papua untuk melihat masalah ini sehingga kedepan dapat dilakukan evaluasi terhadap LPSE Papua. (REDAKSI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here