JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian Resmi Menjadi Menteri Dalam Negeri (MENDAGRI) pada kabinet Indonesia Maju yang diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia. Hal ini Mendapat Sambutan baik oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Provinsi Papua menyebut beberapa Menteri yang dipilih oleh Presiden Jokowi pada periode masa kepemimpinan 2019-2024 sebagian besar sangat memahami betul dengan kondisi yang ada di papua.

” Salah satunya adalah Mendagri, untuk itu kita berharap agar tito karnavian sebagai menteri dalam negeri yang telah lama memiliki hubungan baik dengan papua, sehingga hal hal yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan, dapat diselesaikan karena memang ada beberapa hal yang mendesak agar segera diselesaikan, ” kata Musa’ad Kepada pers di Kota Jayapura, Kamis (24/10/19) .

Dicontohkan seperti Dana Otonomi Khusus (Otsus), yang setara 2% dana nasional itu sesuai undang-undang bahwa tahun 2021 dana otsus bagi masyarakat di bumi cenderawasih sudah di tiadakan.

Menurut musa’ad harus ada jalur alternatif lain untuk menyelesaikan itu karena kalau hal tersebut tidak dilakukan dan dana otsus ini ditiadakan maka pemprov papua akan kehilangan 47% dari besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dri Provinsi Papua.

Kendati, Dana Otsus sangat berperan penting terhadap 47% dana APBD di Papua, jadi cukup signifikan.

” Dana kita akan berkurang 47% sementara di satu sisi kami bersama presiden berkomitmen untuk percepatan pembangunan di bumi cenderawasih segera diselesaikan, ” Tutupnya. (BERTI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here