PERANG ADALAH LANJUTAN DARI POLITIK DENGAN CARA LAIN

Oleh : Ambassador Freddy Number – Founder Numberi Center

Pada 10 Februari 1999, Wartawan Volks Krant Belanda Bart Rijs merilis artikel dengan judul : “Moskou beraamde in ’62 aanval op Nieuw Guinea” (Moskowpada tahun ’62 merencanakan penyerangan ke Nieuw Guinea).

Informasi ini didapat dari para mantan prajurit militer maupun Perwira Angkatan Laut Rusia yang terlibat dalam operasi pembesasan Nieuw Guinea sebagai bagian dari militer Indonesia.

Kekuatan militer Belanda saat itu 1(satu) Kapal Induk(HMS Karel Doorman/ 1500 personil), 3(tiga) kapalfregat, 2(dua) kapal selam, 1(satu) skuadron pesawat pemburu Hawker Hunter dan 1 (satu) skuadron pesawat neptune, penangkis serangan udara dan 4800 prajurit untuk menjaga dan melindungi pulau Nieuw Guinea tersebut terhadap infiltrasi yang dilakukan Indonesia.

 

Pada tahun 1962 dibawah pimpinan Laksamana Muda Tsjernobajs gugus tugas yang terdiri dari 6(enam) Kapal Selam, 30(tiga puluh) pembom Tupolev dan 3000(tiga ribu) personil militer Rusia menuju Indonesia. Para prajurit militer Rusia ini setelah tiba di Indonesia harus berpakaian militer Indonesia dan mendapat kartu identitas sebagai prajurit Indonesia yang mencantumkan mereka adalah pasukan sukarelawan (vrijwillegers) yang masuk dinas di Indonesia. Mulai dari Komandan kapal sampai juru masak harus menggunakan seragam AL Indonesia.

 

“Padahal kami bukan demikian (Maar dat waren we beslist niet)”, kata Aleksej Droegov yang saat inibekerja pada institut Orientalistiek di Moskow, yang bertindak sebagai juru bicara dan penerjemah.

“Kami dapat perintah langsung dari Rusia” tegas Aleksej.

Awal Agustus, 5(lima) Kapal Selam Rusia digelar di pantai Utara Nieuw Guinea pada posisi strategis dimana kapal-kapal fregat Belanda berada.

We kregen bevel vanaf middernacht elk vijandelijk ship naar bodem te jagen” (di tengah malam kami dapat perintah setiap kapal perang musuh harus ditenggelamkan ke dasar laut), kata Rudolf Ryzjikov, sebagai Wakil Komandan Kapal Selam S-236. Termasuk kapal perang, kapal dagang maupun kapal penumpang yang berbendera apa saja.

Kapal Selam Ke6, mempunyai tugas khusus terutama meledakkan pusat bahan bakar Angkatan Laut Belanda di Manokwari.

Selanjutnya menjaga pintu masuk Teluk Doreh untuk menenggelamkan kapal-kapal fregat-Belanda (HMS Drente, HMS Groningen, HMS Overijsel).

      KS Rusia

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,942FansSuka
2,760PengikutMengikuti
17,700PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles