Peresmian Jembatan Holtekamp Moment Generasi Muda Papua Untuk Semangat Membangun

0
100
Tokoh Adat Papua Ramses Ohee meminta masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (foto : ist)

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Peresmian Jembatan Holtekam oleh Presiden Jokowi sebagai moment untuk generasi muda Papua agar memiliki semangat membangun dan memupuk rasa persatuan sertamenjadi jembatan pemersatu bangsa.Sumpah pemuda yang diusahakan oleh Dr. Soetomo dengan membentuk Boedi Oetomo di Batavia.

Ketua Barisan Merah Putih yang juga Tokoh Adat Jayapura, Ramses Ohee Ketika ditemui Media di Jalan Expo Waena Kamis , Untuk saat sekarang Pemuda sebagai penerus bangsa harus memiliki jiwa yang besar untuk mempertahankan NKRI sehingga saya sebagai tokoh adat Menyerukan kepada generasi muda sabang merauke untuk mempertahankan NKRI yang diperjuangkan oleh para pejuang.

“Jaga kemerdekaan karena kemerdekaan merupakan anugerah Tuhan, Tgl 1 Mei 1963 sebagai hari penghapusan penjajahan di tanah Papua dari kolonial Belanda, sehingga kita sebagai anak muda harus mencintai ibu pertiwi /NKRI d3ngan penuh rasa memiliki dan pengabdian,” Tegas Ramses.

Dirinya Juga Menyerukan agar Pemuda Turut berpartisipasi dalam pembangunan melalui pendidikan untuk mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata.

“Hentikan dan buang jauh-jauh pertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia. Menyerukan untuk mempertahankan 4 pilar kebangsaan dan tidak boleh ada seorangpun yang boleh merubahnya,” Tambahnya.

Ondo juga Membacakan hasil sidang PBB yang mensahkan hasil pelaksanaan penentuan nasib sendiri dimana sejak moment tersebut dunia internasional telah. Dukungan terhadap kegiatan separatisme adalah bentuk pelanggaran terhadap konsesnsus PBB.

“untuk generasi muda di papua agar memanfaatkan masa muda untuk belajar dan melakukan hal2 yang baik untuk membangun tanah Papua,Papua turut serta dalam Sumpah Pemuda dimana orangtuanya 1 orang dari Serui dan 2 orang dari jayapura sesuai undangan dari Sultan Tidore sehingga tidak noleh ada lagi yang menyangsikan keterlibatan orang Papua,” Tutupnya. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here