Peserta UNBK Diminta Merubah Pola Hidup, Komunikasi dan Silaturahmi

0
137
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Keerom Drs. Bambang Suhartawan, M.MT saat memberikan contoh tata cara membersikan tangan kepada para peserta UNBK di SMK Negeri 1 Keerom, Senin (16/3).

KEEROM, Reportasepapua.com – Sebelum pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK Kabupaten Keerom dilaksanakan pada, Senin (16/3), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom Drs. Bambang Suhartawan, M.MT mengigatkan kepada peserta UNBK untuk merubah pola komonikasi maupun pola silaturahmi.  Hal ini diakibatkan kerana adanya virus Corona atau Kovid – 19.

Contohnya, selama ini dilakukan dengan berjabat tangan, sekarang ini dirubah menjadi angkat tangan, hormat dan lain sebagainya. Semuan itu untuk menghindari Virus Corona- Covid 19.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom Drs. Bambang Suhartawan, M.MT dalam arahanya kepada peserta UNBK di halaman SMK Negeri 1 Keerom, Senin (16/3).

“ sesuia  edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  RI melalui Provinsi Papua dan Kabupaten harus membuat suatu gerakan dalam rangka pencegahan masuknya virus Corona- Covid 19,”ujar Bambang.

Dari edaran itu ada enam yaitu, menghindari kontak fisik langsung atau bersalaman, cium tangan dan sebagainya. Selain itu mencuci tangan dengan air dan sabun, tidak memaksa hadir disekolah yang memiliki keluhan sakit dengan gejalah demam atau batuk pilet, sakit tenggerokan atau sesak nafas khususnya yang melaksanakan mengikuti ujian dan dapat mengikuti ujian pada waktu yang lain yang akan ditetapkan pusat Asesmen dan pembelajaran.

“ Memastikan ketersediaan alat pembersih sekali pakai di depan ruang ujian, membersikan ruang ujian sebelum dan sesudah digunakan untuk setiap sesi UN dan terakhir memastikan pengisian daftar hadir UN terhindar dari potensi paparan Covid- 19 peserta UN diantaranya menghindari penggunaan alat tulis yang dipakai bersama,”bebernya.

Bambang menambahkan, bagi peserta UNBK yang memiliki suhu tinggi diatas 38 disarankan untuk melapor ke Puskesmas atau rumah sakit. Apabila peserta UNBK suhu tinggi diatas 38 pastinya diberikan waktu untuk mengerjakan soal UNBK di rumah saja. “ sebelum dilaksanakan UNBK Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Keerom telah menyiapkan pembersih tangan agar dapat mengurangi hal- hal terkiat Virus Corona- Covid 19 dari tangan ke tangan,”jelasnya.

Untuk pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Kabupaten Keerom dilaksanakan selama empat hari, mula Senin hingga Kamis. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here