Piet Nilai Sosok Matret Kokop, Adalah Sosok Pemimpin Yang Tak Lupa pada Keluarganya

Bintuni, Reportasepapua.Com – Sosok Matret Kokop SH, Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni merupakan sosok pribadi yang taat dalam beragama. Sebagai seorang muslim, dia juga menjadi seorang bapak bertanggungjawab, dan tidak menelantarkan istri dan anak-anaknya.  Demikian disampaikan Ir Petrus Kasihiw MT, Bupati Teluk Bintuni.

“Mengapa saya tidak pasangan lain untuk mendampingi saya. Kenapa masih bertahan sama bapak Matret Kokop. Karena beliau sosok pemimpin religius artinya taat beribadah dan juga bertanggung jawab,”katanya.

Ia mengatakan, saya Petrus dan Matret punya impian besar untuk memajukan Teluk Bintuni. Justru kami pimpin 3,5 tahun Bintuni ini mengalami kemajuan pesat.

“Justru apa kami lakukan terbukti. Program program Infranstruktur, sektor- sektor lainya saat ini kini terbangun dan terealisasi dan sudah dirasakan oleh rakyat. Jadi program kerja belum dituntaskan selesaikan periode ke 2,”katanya.

Piet mengakui, selama bersanding dengan Matret Kokop, Piet merasa tidak ada ganjalan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Berbagai tugas sebagai pejabat negara, selalu diselesaikan secara bersama-sama. Disposisi saya dengan Pak Matret itu sama. Jadi jangan kuatir, kalau tidak ketemu saya di kantor, ada Pak Wakil yang bisa ditemui,” ungkapnya.

Sejak itu ,sudah kenal baik pribadi Matret Kokop, mulai dari sisi seorang pemimpin di pemerintahan maupun sebagai seorang imam di keluarganya. Piet mengenal Matret sebagai laki-laki yang tidak gampang tergoda oleh perempuan lain.

“Waktu kami sama-sama di Jakarta untuk urusan politik, saya menyaksikan sendiri. Beliau tidak tergoda dengan perempuan-perempuan di ibukota. Saya sendiri banyak belajar kepribadian itu kepada beliau,” tandasnya.

Yohanes Akwan, tokoh pemuda Teluk Bintuni sepakat dengan yang disampaikan Petrus Kasihiw itu. Menurutnya, sosok Matret Kokop menjadi contoh yang baik sebagai seorang pemimpin rakyat. Dia sosok bertanggungjawab, baik dari sisi pekerjaan maupun terhadap keluarganya.

“Kalau ada calon pemimpin yang mengurus keluarganya saja tidak becus, bagaimana mau jadi pemimpin seluruh masyarakat Bintuni. Padahal urusan memimpin keluarga itu, ranah yang paling mendasar untuk seseorang bisa menjadi pemimpin dalam jangkauan yang lebih luas,” kata Anes Akwan.

Sedangkan ustadz Abdul Rahman Urbun mengatakan, sebagai seorang muslim, Matret Kokop mengerti bagaimana menjalankan syariat agamanya. Terutama dalam urusan rumah tangga, dan tanggung jawab sebagai imam keluarga.

“Beliau tahu bagaimana aturannya seorang muslim menikah, dan menjalani pernikahan. Jadi saya melihatnya Matret Kokop itu bukan hanya covernya muslim, tapi juga menjalankan syariatnya,” kata Rahman Urbun.

Disaat musim politik seperti sekarang, lanjut Rahman, banyak yang mengklaim dirinya sosok yang agamis demi kepentingan politis. Ada sosok yang selalu tampil islami, tapi prilakunya sangat jauh dari tuntutan Islam, terutama dalam hal etika berumahtangga.

“Makanya saya ingatkan kepada masyarakat Teluk Bintuni, jangan tertipu oleh kemasan. Pahami betul siapa dan bagaimana dia sebenarnya,” pungkas Rahman Urbun. (Dhy)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,952FansSuka
2,770PengikutMengikuti
17,700PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles