PLN Sebut Kondisi Kelistrikan Jayapura Surplus 14,6 MW

0
65

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Humas PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B), Septian Dwi Pujiyanto menyebutkan bahwa kondisi kelistrikan saat ini surplus 14,6 Megawatt (MW) dengan daya mampu saat 86,1 MW dan beban puncak 71,5 MW. Surplus yang terjadi saat ini, kata Septian, lantaran seluruh sumber pembangkit beroperasi.

“Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem didukung dengan curah hujan yang cukup baik akhir-akhir ini, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Waena, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Holtekamp dan PLTD yang kami sewa, beroperasi penuh, sehingga kondisi listrik mengalami surplus,” kata Septian, Rabu (6/11/2019).

Kendati surplus, tetapi pihaknya rutin melakukan pemeliharaan jaringan untuk menjaga pasokan listrik.

“Pemeliharaan jaringan memang harus kita lakukan karena untuk menjaga keandalan listrik, biasanya dalam sepekan harus ada pemeliharaan, terlebih persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX,” katanya.

Berbeda dengan kondisi blackout yang sifatnya gangguan sesaat, menurut Septian, proses penormalan dilakukan bertahap. “Kalau blackout, ini diluar kendali kami, biasanya karena faktor eksternal seperti adanya gangguan alam,” ucapnya.

Sebelumnya, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jayapura, Salmo Kareth mengakui pemadaman listrik secara bergilir di wilayah Jayapura dan sekitarnya untuk menjaga mutu pelayanan kepada pelanggan.

“Ada pekerjaan yang kita sudah buat jadwal pemeliharaan dan itu tidak bisa dibiarkan karena nanti berpengaruh pada jaringan lainnya yang bisa menyebabkan padam total atau blackout,” imbuh Salmon.

Ia menegaskan, tidak ada batas waktu pemadaman listrik yang telah direncanakan lantaran pemeliharaan dan perbaikan dilakukan secara berkelanjutan dan mengacu pada jadwal yang telah dibuat. (Ananda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here