JAYAPURA, Reportasepapua.com – Kepolisian Daerah Papua Menggelar Rakernis Intelkam untuk memetakan Potensi Kerawanan dalam Pelaksanaan dua Event Besar di Papua Tahun ini.

Bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua, Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs Yakobus Marjuki membuka Rakernis Yang dilaksanakan Direktorat Intelkam Polda Papua ini.

Dalam sambutan Kapolda Papua yang dibacakan oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki Mengatakan Rapat kerja dan teknis Direktorat intelijen keamanan Pulau Papua dan jajaran Selain sebagai sarana sering informasi terhadap berbagai masalah aktual yang berkembang dan mendapat perhatian Pimpinan Polri, juga untuk merumuskan solusi tindak lanjut penanganan berbagai masalah yang berkaitan dengan persiapan pengamanan Pemilukada Bupati /wakil Bupati serta pekan olahraga Nasional PON ke-20 di Provinsi Papua.

“Dalam menghadapi Pemilukada Bupati / Wakil Bupati serta pekan olahraga Nasional PON ke-20 di Provinsi Papua, sehingga sudah barang tentu dipastikan situasi politik semakin memanas yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas dan stabilitas wilayah, hal ini telah disepakati bersama dalam pelaksanaan Pemilu 2020 tidak akan mengalami perubahan jadwal, selanjutnya dalam even nasional yang di mana Provinsi Papua ditunjuk sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan pekan olahraga Nasional Pon ke-20 dan ada beberapa kabupaten yang ditunjuk sebagai pelaksana Pon ke-20, dengan demikian perlunya dilakukan deteksi dini terhadap potensi-potensi yang menimbulkan gangguan Kamtibmas dan stabilitas wilayah,” Tutur Wakapolda.

Yakobus Menambahkan telah dilantiknya anggota legislatif kemudian dilanjutkan lagi dengan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih masa periode 2009- 2024. Dengan demikian menjelang pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di 11 Kabupaten tentunya akan menjadi perhatian kita bersama.

“Oleh karena itu, setiap permasalahan yang berkembang harus ditangani secara profesional, bijak dan proporsional. Jaga netralitas Polri, jangan ada anggota Polri yang ikut terlibat dalam dukung-mendukung, kampanye terselubung maupun memanfaatkan fasilitas dinas guna kepentingan partai politik. Intensifkan kegiatan kepolisian khususnya pada tahapan yang dapat berpotensi timbulnya kerawanan amankan kegiatan masyarakat dan berbagai potensi kerawanan yang dapat mengarah pada timbulnya gangguan Kamtibmas,” Katanya.

Wakapolda juga Berharap dengan pelaksanaan pengamanan Pemilukada bupati dan wakil bupati di 11 kabupaten dan PON ke-20 di Provinsi Papua fungsi Intelkam sedini mungkin telah menguasai dan mengantisipasi dampak aktivitas politik yang berpotensi mengganggu Kamtibmas melaksanakan pengamanan setiap tahun pemilu dengan menggunakan taktik dan teknik intelijen secara benar dan diharapkan setiap tahapan Pemilu dapat berjalan dengan aman, lancar serta sesuai aturan atau ketentuan yang berlaku. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here