Polda Papua Turunkan Tim ke Dogiyai untuk Melidik Penganiayaan Terhadap Supir Truk

9
11314
Kapolda Papua. (foto/ist)

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Viralnya video berdurasi 5 menit yang beredar di media sosial perihal kasus penganiayaan sekelompok warga dijalan Trans Papua Paniai-Dogyai, yang menewaskan salah seorang supir truck ditanggapi serius pihak Kepolisian Daerah Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Jayapura menegaskan akan menurunkan tim guna melakukan penyidikan dan penyilidikan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan tersebut.

“Tim sudah kami turunkan dan kami akan coba klarifikasi dan mencari fakta guna mengatahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam kejadian itu,” ungkap Kapolda saat di wawancarai di Mapolresta Jayapura Kota, Kamis (27/2) pagi.

Menurut Kapolda dari informasi yang didapatkan korban penganiayaan dicurigai merupakan pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang warga asli setempat, namun faktanya salah sasaran.

“Saya secara pribadi prihatin terhadap kasus penganiayaan yang menewaskan supir itu. Yang jelas saya dapat informasi korban dicurigai merupakan pelaku tabrak lari terhadap korban yang meninggal, namun ternyata bukan dia sebenarnya, artinya salah sasaran. Dan kami akan tindak para pelaku,”beber Kapolda.

Disinggung adanya pembiaran yang dilakukan anggota saat ternyadinya kasus pengeroyokan? Kapolda mengungkapkan apabila ada upaya tegas dari anggotanya makan akan ada korban jiwa.

“Kalau saya bayangkan anggota melakukan tindakan tegas terhadap masyarakat itu, maka akan ada korban juga kerena sebenarnya itu situasional. Seharusnya tidak dihakimi, mengingat korban sudah dalam pengawasan perlindungan kepolisian,”cetusnya.

Diketahui video berdurasi 5 menit yang viral diperbincangan warga netizen yang mempertontokan seorang seorang pria dianiaya sekelompok warga menggunakan batu kayu bahkan senjata tajam. Padahal dalam video tersebut korban sudah diamankan pihak kepolisian setampat, namun masyarakat tersebut terus melakukan penganiayaan hingga korban tewas di lokasi kejadian. (redaksi)

9 KOMENTAR

  1. Tindakan polisi yg bawah sopir ke depan pihak korban itu masuk akal sehat ka?.

    Kenapa sopir disaat serahkan diri di polsek itu tak diamankan?

  2. Apa gunanya pihak kepolian yg bertugas disitu…itu jelas dividio polisi yg bertugas membiarkan pengeroyohan sampai meninggal….pak kapolda copot dan tindak tegas yg bertugas disaat itu….itu vidio asli bukan editan

  3. Klo upaya tegas pak polisi takut ada korban.. terus pembiyaran seperti yg pak polisi lakukan itu tdk memakan korban k.. baru supir tu ap klo bukan korban.. dia babi k bukan korban..

  4. Mau situasional atau apapun itu tindakan aparat keamanan di lapangan harus sigap, kan sudah jelas dalam rekaman tersebut ada mobil patroli yang diparkir dipinggir jalan dekat dengan korban.
    Kenapa tidak langsung dilarikan saja untuk menghindari amuk massa..!?

  5. Tindak dan hukum seberat2nya bagi para pembunuh supir truk itu.
    Sangat di sayangkan sx pada hal korban sudah berada pada penegak keadilan yaitu kepolisian itu sendiri namun nyawa korban pun harus melayang di depan mereka.tolong yg melakukan kejahatan itu di hukum seberat2nya bayar tak terulang lagi bagi supir2 truk yg lewat di situ,
    Nyawa manusia ko bisa di ganti dengan babi yang kotor bau dan busuk itu.
    Jika sudah di tangkap kami harus juga di beberkan ke media biar kami masyarakat juga puas melihat adanya keadilan..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here