JAYAWIJAYA, Reportasepapua.com – Polres Jayawijaya kembali mengembalikan 8 Unit motor kepada pemiliknya , dari hasil razia 5 unit dan hasil Hunting dari sat Reskrim 4 unit. Motor itu yang mana semua merupakan motor hasil curian dari dua tahun lalu, setahun lalu dan tahun ini, kendaraan ini ditemukan juga berfariatif ada yang masih dalam keadaan utuh dan ada yang sudah tak utuh lagi.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen mengakui bahwa hari ini ia telah mengembalikan 8 yang merupakan hasil lidik atau ungkapan dari Polres Jayawijaya dalam hal ini dari Sat Lantas , Reskrim dan Samapta dari kegiatan kepolisian yang selama ini dilakukan, artinya dalam kurun waktu 5 bulan Polres Jayawijaya telah mengembalikan 82 kendaraan.
“beberapa minggu lalu kami tidak mengembalikan kendaraan kepada pemiliknya lantaran lebih banyak fokus kepada kegiatan -kegiatan yang bergabung dengan tim gugus penanganan covid di Jayawijaya sehingga sedikit menurunkan tempo kegiatan kepolisian,”ungkapnya Sabtu (17/5) kemarin kepada wartawan.

Dengan turunnya tempo kegiatan kepolisian, Kata Rumaropen, maka Kejahatan jalanan mulai semakin naik , sehingga kepolisian harus kembali memlakukan kegiatan -kegiatan perimbangan dalam Kota Wamena untuk bisa menekan tingginya Pencurian kendaraan Bermotor, Street Crime (Kejahatan Jalanan) seperti Pencurian dengan Kekerasan Atau Jambret dan juga begal. “Dalam kurun waktu minggu ini untuk pelaku jambret dan begal ini tidak kelihatan karena anggota -angota kepolisian melakukan kegiatan hunting dilapangan,” Tuturnya.

Rumaropen menegaskan berdasarkan hasil evauasi yang dilakukan polres Jayawjaya, untuk kejahatan jalanan ini di Jayawijaya cukup tinggi, namun saat ini dengan berkembangnya Covid -19 yang menakutkan masyarakat tidak mempengaruhi turunnya Kejahatan itu.

“Saya Mau tegaskan disini jika di Jayawijaya memang tinggi angka kejahatan jalanan, sehingga pandemi Covid -19 yang ditakuti oleh masyarakat tidak mempengaruhi kejahatan jalanan yang ada di Jayawijaya,”tegasnya.

Oleh karena itu, Menurut Rumaropen, Jajaran kepolisian polres Jayawijaya terus harus melakukan kegiatan perimbangan, minimal angka kejahatan ini bisa menurun, sehingga kegiatan kepolisian ini volumenya dinaikan dengan tetap memperhatikan SOP, Protokoler, dalam menghadapi suasana Covid -19. “kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergius dan membeli kendaraan dengan harga murah yang tidak dilengkapi dengan dokumen surat -surat karena kegiatan kepolisian berupa Razia dan patroli peletonitu akan terus dilakukan,” Tambahnya.

Ditempat yang sama Korban Curanmor yang kendaraanya didapatkan kembali Amos Hisage, mengaku sangat berterima kasih dengan pengembalian kendaraan yang dilakukanpolres Jayawijaya, ia mengaku jika kendaraannya hilang sejak tahun 2018 di lokasi 3 Wamena saat diparkir didepan rumahnya dan selama 2 tahun lebih sudah dicari dan akhirnya ditemukan oleh jajaran Kepolisian.

Hal yang sama juga dikemukakan Jonius Balingga, Warga Kampung Distrik Musaima ini mengaku telah kehilangan kendaraan sejak tahun 2019 lalu, dan saat dikembalikan ia berterimakasih kepada Jajaran Kepolisian lantaran tidak dipungut biaya apapun darinya dan dan 7 orang lainnya yang motornya dikembalikan.

“Saya sangat berterimakasih karena dalam pengembalian kendaraan ini saya tidak membayar berapun itu, saya juga sangat mendukung langkah kepolisian untuk mencari kendaraan hasil kejahatan dan dikembalikan kepada pemiliknya,” Tutupnya. (Yanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here