WONDAMA, Reportase Papua.com- Bupati Kabupaten Teluk Wondama Bernadus A Imburi resmikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Wondiboi. Pembangunan Puskesmas tersebut bersumber dari APBN Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Puskemas berstandar nasional itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 11 miliar 300 juta lebih.

Diatas lahan satu hektar, berdiri kokoh Puskesmas itu, Bupati Imburi imbau para medis di Puskesmas itu bekerja melayani masyarakat dengan hati tulus iklas. Sebab kata Imburi obat rumah sakit tak ada artinya tampa pelayanan kemanusiaan yang tulus iklas.

“Bukan bentuk bangunannya saja yang bagus, tapi saya harap petugas medis, mantri suster, bidan dan dokter, kerja dengan baik layani masyarakat dengan tulus iklas dan senyuman sebab para medis senyum saja pasien rasa aman dan pasti orang sakit lekas sembuh,” ujar Imburi saat meresmikan Puskesmas Wondiboi, Senin, (29/7).

Kata dia, Puskesmas berstandar nasional di provinsi Papua Barat, baru kabupaten Teluk Wondama dahulu lakukan peresmian, kata Imburi bersyukur sambil mengutip kata Bijak salah seorang sendeling Isack Samuel Kijne.

“Barang siapa yang bekerja dengan jujur di tanah ini, dia akan melihat tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain,” Ujar orang nomor satu Wondama yang juga mantan Dosen Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.

Dia katakan, segala kekurangan di Puskesmas Wondiboi secara bertahap akan di selesaikan, namun yang terpenting, pelayanan kemanusiaannya itu yang harus diutamakan.

“Hal-hal yang masih kurang baik Alat Kesehatan (Alkes) termasuk halaman Puskesmas ini kita benahi pelan-pelan satu demi satu, yang penting bagaimana para medis bisa melayani masyrakat dengan baik, para medis nyaman melayani, masyarakatpun senang dan yang sakit lekas sembuh” tutur Imburi.

Sementara ditempat yang sama kepala dinas kesehatan, dr. Habel Pandelaki tegaskan tak ada alasan bagi para medis untuk tidak melayani masyarakat dengan adanya gedung Puskesmas megah itu.

“Tenaga medis ini adalah profesi kita, kita harus bisa berikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, jangan muka marah-marah kalau pasien datang nanti pasien susah sembuh, berikan senyum yang baik dan layani masyarakat dengan baik tidak ada alasan untuk kita tidak melayani masyarakat itu tanggungjawab profesi kita,”ujar Pandelaki.

Masih di tempat yang sama kepala bidang Pusat Kesehatan (Yankes) Agus Suabey membeberkan bukan puskesmas Wondiboi saja namun masih ada pembangunan dengan anggaran dan model bangunan yang sama di distrik Teluk Duari dan distrik Rasiei dan dalam waktu dekat segera akan diresmikan.

“Pembangunan Puskesmas Standar Nasional kita di Wondama ada 3 distrik, satu yang kita resmikan saat ini (Puskesmas Wondiboi), Puskesmas Teluk Duari dan Puskesmas Rasiei, gambar dan bentuk bangunan sama, di bangun dengan anggaran APBN masing-masing berjumlah Rp, 11 miliar 300 juta rupiah lebih,”ujar Suabey.

Bupati bersama para tenaga medis didampingi kepala dinas kesehatan, kepala Puskesmas Wondiboi, kepala distrik Rasiei dan Kepala distrik Wondiboi tinjau setiap ruangan puskesmas tersebut. Sejak diresmikannya Puskesmas tersebut sejak itu pula para medis lakukan pelayanan. (SR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here