MANOKWARI, REPORTASEPAPUA.COM –  Deklarasi damai pascakerusuhan di Papua Barat terus bergema. Ribuan warga Manokwari dari berbagai elemen masyarakat turun ke jalan untuk melibatkan diri dalam deklarasi damai di Lapangan Borarsi Manokwari, Rabu (11/9).

Deklarasi yang diikuti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) menjadi benih kedamaian di Papua Barat. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Ketua DPR Pieters Kondjol, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen Joppye Onesimus serta Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak menjadi saksi kesepakatan bersama itu.

Dalam deklarasi itu, ribuan masyarakat dari menggenakan pakaian adat dari berbagai suku di Papua Barat maupun adat nusantara. Mereka berjalan santai dari Jalan Percetakan hingga Lapangan Borarsi Manokwari.

Adapun empat poin kesepakatan bersama yang lahir dalam deklarasi itu. Pertama, mendeklarasikan kedamaian di seluruh Provinsi Papua Barat. Kedua, setia kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga Papua Barat dan Manowari sebagai rumah bersama. “Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampe Rote kita adalah Indonesia, maka jagalah Papua, jagalah Indonesia dan jagalah Papua Barat,” kata Dominggus.

Dia berpesan agar elemen masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian mulai dari dalam keluarga, lingkungan masyarakat, kabupaten, provinsi dan negara Indonesia. “Jadi pernyataan deklarasi cinta damai Papua Barat telah Tuhan dengar, pernyataan sikap deklarasi yang sudah dibacakan oleh Ketua DPR Papua Barat, Pieters Kondjol dan diikuti ribuan warga dilapangan Borasi Manokwari,”  ucapnya. (REDAKSI/ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here