JAYAPURA, Reportasepapua.com – Pemerintah Kota Jayapura akan menerapkan sanksi tegas kepada masyarakat yang masih berkeliaran diatas jam 14:00 WIT. “Sanksi secara materi dalam pengertian warga kota Jayapura yang berkeliaran diatas jam 14:00 WIT akan didenda sebesar Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah),” Kata Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru kepada wartawan usai mengikuti rapat bersama Wakil Gubernur Papua beserta forkopimda rabu malam (20/05).

Kendati demikian ada juga sanksi sosial yang diberikan yaitu warga yang melanggar akan disuruh kerja bakti dan olahraga, namun sementara dipertimbangkan, tapi yang sudah pasti adalah sanksi materi.

“ hal ini sebagai pembelajaran atau terapi kepada warga kota Jayapura agar betul-betul tertib,karena kenapa selama tiga hari berjalan selama ini kan tidak ada sanksi dan teguran atau ketegasan jadi mereka makin menjadi-jadi dan beranggapan biasa saja, “ tegas nya

Menurutnya ketegasan dengan memberikan sanksi materi ini akan memberi efek jera dalam mengantisipasi bertambahnya kasus positif covid-19 di Papua.

“ karena virus ini salah satu pencegahannya dengan memakai masker, kedua jaga jarak, kita ambil contoh kenapa di hamadi itu banyak warga yang positif covid-19,karena itu tempat berkumpulnya dan tidak menjaga jarak satu sama lainnya, “ sambungnya.

“ dan kenapa di kompleks SMA Negeri 4 bisa non reaktif semua,karena mereka disitu tertib,disiplin,rajin dan jaga jarak, nah itu perbedaannya. Maka kata kuncinya kalau kita jaga jarak,pakai masker, disiplin dan ikut aturan pemerintah maka virus corona ini bisa kita lawan bersama, “ pungkasnya (Berti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here