WONDAMA, REPORTASEPAPUA.COM- Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama menggelar syukuran untuk menyambut tahun baru 2020. Syukuran yang dipimpin Bupati Bernandus A. Imburi berlangsung sederhana.

Dalam syukuran itu, Imburi mengajak seluruh umat beragama agar bergandengan tangan untuk mempererat tali persaudaraan antar semua elemen masyarakat di Teluk Wondama.

“Tahun baru penuh misteri, namun selaku umat beragama kita tetap berpegang pada Iman masing-masing. Terus hangatkan rasa persaudaraan antar semua elemen masyarakat,” tutur Imburi.

Imburi mengakui syukuran tahun baru 2020 tidak semeriah penyambutan tahun sebelumnya. Ini dikarenakan suasana duka atas bencana di Teluk Wondama pada 2019.

 “Tahun ini kita laksanakan tidak seperti tahun lalu, sebab tahun ini kita kena bencana lagi, tapi rakyat wondama tetap akan bersyukur atas semua yang terjadi,” ucapnya.

Imburi juga mengajak seluruh masyarakat Wondama berdoa berkat tanah peradaban orang Papua. Sebeb, menurutnya, tahun 2020 adalah tahun rahmat, namun penuh misteri.

“Tetap pada iman dan taqwa masing- masing umat beragama di Wondama. Jaga terus keharmonisan dan tali persaudaraan, membuka pintu maaf sama dengan membuka pintu berkat untuk Tanah Wondama,” ajaknya.

Dia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat maupun pihak lainnya atas dukungannya kepada Pemerintah Teluk Wondama.  Imburi juga berterima kasih kepada aparat keamanan yang telah merasia minuman keras.

“Saya ajak kita jaga kehamonisan keakraban. Eksekutif, legislatif, tentara, polisi, mari kita jaga baik Wondama, kita solid. Masyarakat telah berterima kasih kepada Polri, sebab razia miras bisa membantu mengurangi keributan. Saya harap pihak kepolisian tindak tegas siapa saja yang buat keributan,” harapnya.

Syukuran sambut tahun 2020 ditutup dengan doa berantai oleh para Pemuka Agama Kabupaten Teluk Wondama. Selanjutnya pisah sambut dilanjutkan dengan pesta kembang api di wilayah Sasar Wondama Manggurai. (Solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here