WONDAMA, REPORTASE PAPUA.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pemkab Teluk Wondama, Senin (21/11) gelar dialog hadirkan tokoh perempuan, adat, masyarakat dan pemuda serta para pengurus organisasi agama.

.Ipda Wantoro, SH, Kanit Bhimas Polsek Wasior Polres Teluk Wondama Mengatakan bahwa sebagai warga yang baik kita patut menjaga bersama keamanan yang sudah terjalin selama ini di Wondama, bila perlu kita tingkatkan keharmonisan dalam hidup berbangsa dan bertanah air.

Sementara itu kepala Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Wondama wilayah selatan mengatakan semua suku harus saling menghargai sebab kata dengan begitu tidak akan ada persoalan di atas tanah papua.

” kita harus hidup saling menghargai, budaya agama bahasa, adat dan lain-lain sehingga kita hidup damai. Sebab hal kecil kita tidak saling menghargai maka sudah pasti akan ada konflik. Wondama harus aman.kita harus terus kedepankan rasa menghargai,” ujar nya.

Sementara di tempat yang sama Kepala kantor Departemen Agama,WL. Hasoloan Samosir, MTh Mengatakan wujudkan hidup rukun dengan cara saling menghormati antar umat beragama itu hal wajib dipedomani.

“Bangun keharmonisan dan keutuhan kita memulai hidup harmonis dan rukun ingat ada uud 1945 . Hidup harus saling toleransi. Saling menghargai dan menghormati umat beragama agar kita tetap rukun sebab semua agama mengajarkan kebaikan,” ujar Samosir.

Hal Serupa dikatakan Ktua FKUB, Pdt Roslin Wamafma, yang menyatakan wondama adalah  kabupaten teraman ke 3 di provinsi Papua Barat, Berdasarkan hasil survey nasional tentang kerukunan umat beragama di Papua Barat tahun 2018.

“Dari hasil survey nasional wondama kabupaten teraman memiliki nilai toleransi antar umat beragama tinggi namun itu tidak membuat kita tuk berbangga diri dan malas tau, tetapi kita patut menjaga ini dengan penuh rasa tanggungjawab yang besar sebab keamanan dan ketertiban kita ciptakan untuk kedaiaman kita bersama,” tutur Wamafma yang juga ketua Klasis GKI kabupaten Wondama. (Solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here