Santer Isu Mengcovidkan Pasien, dr. Yeni : Vonis Pasien Itu Berdasarkan Hasil TCM !

0
101

MERAUKE, Reportasepapua.com – Menampik isu meng covid kan pasien yang berkembang di masyarakat, Direktur RSUD Merauke dr. Yeni Mahuze menyebutkan isu tersebut sangat tidak mendasar, sebab pihak rumah sakit selama ini bekerja berdasarkan uji laboratorium dan hasil pemeriksaan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM).

“saat ini covid gejalanya sudah bermacam-macam bukan hanya satu atau dua, sehingga pasien yang datang ke rumah sakit memang kondisinya sudah berat jadi ada beberapa yang sampai di UGD langsung meninggal, dan kami terpaksa melakukan swab TCM karena melihat riwayat penyakit dan kondisi,” ujar Yeni kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di ruang data RSUD Merauke, minggu (21/03/2021).

Lanjut, konferensi Pers ini digelar terkait kasus pengambilan jenazah covid-19 secara paksa oleh pihak keluarga dan juga melakukan pengrusakan pada fasilitas rumah sakit. “ini tindak lanjut dari kasus keluarga yang membawa pulang jenazah yang sudah dinyatakan positif dari hasil pemeriksaan cepat tes molekuler (TCM) oleh dokter,” ungkapnya.

Selain itu, kecenderungan masyarakat yang meragukan hasil tes covid-19 yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, menurutnya. Tes Cepat Molekuler (TCM) disebutkan menjadi alternatif dari tes PCR dengan tingkat akurasi mencapai 95 persen.

“kalau tes TCM bisa kami lakukan dalam waktu kurang lebih 2 jam, jadi sudah bisa dinyatakan itu positif atau negatif. Sedangkan yang biasa dilakukan dalam jumlah massal itu tes PCR, yang di ambil sampel sebanyak 2 kali sehingga bisa memakan waktu sampai 3 hari, sementara untuk TCM cukup sekali pengambilan sampel,” imbuhnya.

dr. Yeni yang di dampingi Kapolres Merauke AKBP. Untung Sangaji, M.Hum, meminta. Agar kasus serupa tidak kembali terjadi dikemudian hari, mengingat sarana kesehatan termasuk objek vital yang harus di amankan.

“saya mohon bantuan dari pihak keamanan untuk bisa lebih tegas lagi, karena kasus kemarin sudah masuk ke kategori kriminal yang menyebabkan rusaknya mobil jenazah, ambulans dan kaca UGD,” tutup Yeni. (BBY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here