JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Setelah Empat Hari Menyusuri hutan, Satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 713/ST, Berhasil mengamankan tiga pucuk senjata rakitan yang diduga milik KKB, Pada Selasa (5/11/2019).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol, yang membenarkan bahwa prajuritnya telah mengamankan 3 pucuk senjata api rakitan, keberhasilan ini karena adanya jalinan kerjasma TNI dengan masyarakat yang selalu melaporkan kegiatan-kegiatan yang mencurigakan khususnya di wilayah perbatasan dan sekitarnya.

“Dimana sebelumnya saudara JD umur 35 tahun, Islam, Petani, Alamat Jl. Kampung Selayar, meminta izin untuk mancing di telaga yg terletak di dalam hutan dekat Pos Bendungan Tami, Pada saat mancing di Telaga yang bersangkutan mendengar suara letusan dari arah dalam hutan dan segera melaporkannya kepada Danpos Bendungan Tami Letda Inf Joshua Prayogi Saragih, selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Dansatgas tentang informasi tersebut. “Ujarnya.

Dengan adanya laporan dirinya langsung diperintahkan Dansatgas untuk melaksanakan Patroli Keamanan di sekitar Telaga tersebut.

“Tim patroli yang bergerak dari tanggal 30 oktober 2019, menyusuri sekitaran telaga hingga hari ketiga Senin, 04 Nopember 2019 pukul 09.00 Wit dengan pimpinan Sertu Ferian (Wadanpos) berhasil mendapatkan hasil yang mana, melihat tumpukan daun kelapa sudah kering yang diduga sebagai tempat peristirahatan orang yg pernah melintas di dalam hutan, “Kata Dony Gredinand.

Setelah di laksanakan pengecekan maka didapati sebuah karung yang berisi 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek).

“Saat ini untuk barang bukti 3 pucuk senjata rakitan (1 laras panjang dan 2 laras pendek) diamankan di Pos Kotis Skouw dan telah di laporkan kepada Komando Atas, Saya ucapkan atas nama satuan dan pribadi, terimakasih banyak kepada saudara JD, yang telah memberikan informasi kepada Pos Kami. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here