Satu Kampung di Wasior Terancam PSU

0
294
Ketua Bawaslu Teluk Wondama, Menahen J Sabarofek

Wondama, Reportasepapua.com – Ketua Bawaslu Kabupaten Teluk Wondama, Menahen J Sabarofek mengungkapkan bahwa akan ada Pemunguntan Suara Ulang (PSU) di salah satu kampung yang ada di Distrik Wasior.

Dijelaskannya, PSU yang akan dilakukan di kampung tersebut lantaran pihaknya menemukan banyak sekali kejanggalan yang terjadi di kampung tersebut.

Menurut Sabarofek pemilu telah berjalan sesuai dengan mekanisme namun terdapat banyak kekeliruan yang telah menyalahi aturan main pemilu sesuai undang-undang yang berlaku.

“Terkait penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Teluk Wondama, 17 April lalu, pada prinsipnya sudah berjalan sesuai dengan mekanisme, namun menurut pengamatan dan pengawasan kami, ada hal-hal yang menonjol di luar aturan terjadi di semua TPS yang lebih spesifik lagi di dalam kampung yang memiliki jumlah TPS banyak, disana terjadi pergerakan pemilih mencoblos lebih dari 1 kali. namun kami sudah berupaya keras awasi TPS. Ada juga saksi yang bersama mengamati proses pemungutan di TPD, sesuai dengan data laporan petugas panwas kami dilapangan berdasakan kejadian yang terjadi di TPS akan kami perhatikan sesuai dengan aturan, ada hal terjadi diluar aturan kami akan proses dan mungkin saja berpotensi PSU,” ungkap Sabarofek, Senin (22/4).

Dirinya juga mengatakan pihak Bawaslu dalam kurun waktu dekat ini akan surati KPU guna melakukan PSU di salah satu kampung yang berada didistrik Wasior. Sebab menurut pengawasan mereka telah terjadi pemilu yang tidak sesuai dengan aturan.

“Bawaslu kabupaten akan memberikan rekomendasi, ke KPU untuk melakukan lakukan PSU. Daearah yang bisa dikategorikan PSU kita bisa lihat pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) dan Daftar Pemilihan Tetap Tambahan (DPTB) yang identitas kependudukannya Wondama harus dilayani sementara identitas bukan penduduk wondama tidak dilayani maka. setelah kami mendapatkan data bukti yang cukup kita akan rekomendasikan ke KPU untuk dilakukan PSU”, tandas Sabarofek.

Dintanyai soal nama kampung tersebut, Sabarofek enggan menyebutkan nama kampung tersebut. Hal ini dilakukannya untuk menghindari segala kemungkinan yang bisa saja terjadi nantinya. (Solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here