Sekda Wondama: Jangan Keluar Daerah Jika Tidak Penting

0
188

WASIOR, Reportasepapua.com – Sesuai peraturan presiden Republik Indonesia nomor 7 tahun 2020 setelah keluar instruksi presiden dan secara nasional telah ditetapkan sebagai bencana non alam yang sudah  ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) dan di tindak lanjuti secara berjenjang, menyikapi bencana nasonal tersebut Pemerintah Kabupaten  Teluk Wondama telah menggelar rapat persiapan pengambilan upaya atau langkah-langkah dalam rangka  mencega penyebaran virus corona atau disebut covid-19.

 Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupate Teluk wondama Denny Simbar di lingkungan perkantoran ketika di temui awak media ini, Senin, (16/3).

“menyikapi Perpres 7 tahun 2020 kita sudah lakukan rapat bersama forkopimda untuk mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19,”  ujar SImbar

Namun kata Simbar antisipasi dan kesiap-siagaan pemkab Teluk Wondama dalam rangka menyikapi Covid-19 ini tentunya akan mengacu pada kondisi darah Wondama sebab kata Simbar saat ini memang Wondama masih aman dari Covid-19 namun perlu ada langkah-langkah yang objektif.

“Untuk megambil langkah-langkah antsiipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 tentunya akan kita sesuaikan dengan kondidi daearah kita. Kabupaten Teluk wondama kan sampai sejauh ini belum ada kasus dan kemudian dari kondisi objektif belum termasuk  daerah yang sebetulnya diperlakukan sama dengan kabupaten atau provinsi kota lainnya yang sudah terpapar virus. Namun kita akan mengambil-langkah-langkah pencegahannya,”ujar Simbar.

Dicecer terkait kerja online yang sudah terjadi di beberapa daerah di tanah air Indoensia ini, Simbar mengaku tetap akan mengaku kepada perpres dan edaran KemenPAN 

“Dari Kemenpan memang belum ada edaran yang keluar melarang ASN melakukan jalan dinas keluar daerah namun kalau keluar negeri ya sudah dilarang tapi kalau ke provinsi kabupaten kota belum ada erdaran sejauh ini tetapi menguari atau membatasi  keluar daerah itu jauh lebih baik. kita akan lihat dalam beberapa hari kedepan ini kalau memang belum perlu kita tidak keluarkan larangan terkait jalan dinas keluar daerah,”kata Simbar.

Tetapi Simbar katakan, jelas pembatasan jalan dinas keluar daerah itu sudah harus dan untuk keluar daerah yang tidak wajib dan tidak penting sebaiknya tidak pergi dan berdiam didalam daerah saja. Tutup Simbar. (Solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here