JAYAPURA, Reportasepapua.com – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua, DR. Juliana J Waromi, SE.M, Si baru-baru ini memberikan reward kepada tiga pegawai yang dianggap berkualitas dan cekatan dalam menjalankan pekerjaannya.

Meski terkesan hanya kerja di kantor, namun dari pekerjaan kecil hingga pekerjaan berat semua mendapat catatan dari Sekwan DPR Papua, DR Juliana J Waromi SE M.Si.

“Ada dua pegawai tetap dan satu honorer. Ini kami berikan untuk memotivasi yang lainnya, agar mereka juga bisa bekerja maksimal seperti tiga rekannya ini. Selain itu kami juga memberikan reward kepada wartawan kami yang sudah lama bertugas di kantor DPR Papua ini,” kata Juliana Waromi di ruang kerjanya, Rabu (15/1/20).

Menurut Sekwan, reward ini diberikan bukan setiap tahun tetapi baru diberi setelah 6 tahun. Bahkan ia mengaku puas dengan kinerja ketiganya yang dianggap sangat membantu.

Namun untuk penilaiannya, Juliana mengaku tidak meminta masukan dari siapa-siapa, selama 6 tahun ia menjabat, sebab selama itu pula ia memberi penilaian.

“Ya tentunya tidak sembarang pilih, bahkan saya tidak menanyakan ke Kabag siapa orang yang tepat untuk mendapat reward, tapi saya menilai sendiri secara spontanitas,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia pun mengungkapkan nama-nama pegawai yang menurutnya pantas mendapatkan reward, diantaranya adalah Yani bagian Sekretariatan yang juga merupakan Staf di Komisi II DPR Papua, Lili di bagian Keuangan dan Jubelina staf di Komisi V DPR Papua.

“Ibu Lili ini orang yang selalu menolak jika diberikan SPPD, tidak pernah SPPD dikasi lalu ia berangkat. Bahkan ia memilih untuk menyelesaikan apa yang belum rampung. Dan dari gedung besar ini sepertinya hanya dia yang selalu menolak SPPD,” bebernya.

Tak hanya itu lanjut Sekwan, Lili juga dianggap cakap karena tidak perlu menunggu disuruh untuk bekerja, ia sudah tahu apa yang belum selesai dan itu diselesaikannya. Bahkan Lili ini sangat disiplin waktu, pukul 07.30 WIT dia sudah tiba di kantor dan sudah berada di depan komputer.

Begitu juga dengan Yani sambungnya, semua persoalan dalam kesekretariatan itu, Yani bisa dituntaskan pekerjaannya sehingga tidak memberi beban pada pekerjaan lainnya.

“Kalau Jubelina, ia honorer tapi ia sebagai staf di Komisi yang mampu berkomunikasi dengan baik. Jika ia bingung dengan sesuatu ia selalu bertanya. Jubelina juga termasuk staf yang tidak langsung mengikuti apa yang anggota DPR minta, ia selalu menanyakan dan berkoordinasi lebih dulu. Jadi saya pikir Jubelina menjadi pegawai yang patut diberi apresiasi,” Tutupnya. (Tiara Wahyuni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here