Wondama, Reportase papua.com – Kantor pemerintahan kampung Wasior II Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat di palang warga setempat, Selasa (23/6/2020).

Pemalangan dilakukan oleh warga kampung Wasior II dimana Sebelumnya warga telah mengajukan sengketa atas pemilihan kepala kampung kepada panitian penyelenggara pemilihan kampung pada Oktober 2019 silam namun tidak mendapat respon atau jawaban pasti dari dinas terkait. Itulah sebabnya warga merasa keberatan atas terpilihnya kepala kampung Wasior II yang akan di lantik dalam waktu dekat ini.

Selain bagian dari penyelenggara pemerintah tingkat distrik tetapi juga bagian dari pelayanan kepada masyarakat Kepala distrik Wasior katakan pemalangan dilakukan oleh warga kampung Wasior II sebenarnya tidak bertujuan untuk menghalangi pekerjaan pemerintah warga Wasior II hanya minta penjelasan terkait surat sengketa yang sudah diajukan ke panitia penyelenggaran pemilihan kepala kampung. Jika warga dapat balasan dari panitian pemilihan kampung terkait sengketa itu, pemalangan tidak akan terjadi terjadi.

“ya masyarakat hanya ingin penjelasan dari panitia penyelenggara pemilihan kepala kampung, sengketa pemilihan kepala kampung sudah diajukan namun belum dapat keterangan terkait persoalan itu itulah sebabnya kantor kampung di palang, tetapi kami akan bernegosiasi dengan masyarakat agar palang kantor kampung di buka kembali, kami juga maklumi prosedur pemilihan kepala kampung seperti ini di Papua terutama kita didistrik wasior baru pertama kali” ujar kepala distrik Wasior, Alex Marani, S.IP kepada Reportase papua-com via telepon seluler.

Salah satu Warga Wasior II Atonius Arumsore mengaku pemilihan kepala kampung di kampungnya itu terkesan tanpa ada sosialisasi yang jelas, pasalnya banyak warga termasuk dirinya, belum terlalu paham tentang prosedur pemilihan kepala kampung yang sudah berjalan itu.
“kami palang hanya ingin keterbukaan pihak-pihak terkait sengketa yang kami ajukan dan hingga saat ini belum ada kepastian untuk kami sementara pelantikan kepala kampung terpilih akan di laksanakan dalam waktu dekat ini, kami ingin ada jawaban sebelum pelantikan kepala kampung dilaksanakan”ujarnya.

Kantor kampung di palang mengunakan bambu, kayu dan balok. Palan di lakukan pagai sekira pukul 08;00 WIT Timur dan kemudian setelah pemerintah distrik bernegosiasi dengan para pemalang, palang kantor kampung tersebut di buka sekira pukul 14;00 WIT. (SR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here