JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Turun Gunung ke Sentani, Tak Membuat Ipda Hotma Manurung Bersantai, Dirinya serta Jajaran Reserse Narkoba di Polres Jayapura Mendapat Perintah dari Kapolres untuk Serius Memerangi Barang Perusak generasi muda Papua Yaitu Ganja. yang Memang Sangat Marak Peredarannya di Jayapura.

Bekerja Cepat dan Tanpa Kenal Waktu Akhirnya Membuahkan Hasil, Dimana Reserse Narkoba Berhasil Melakukan Penangkapan terhadap dua pelaku pengedar ganja Senin, 21/10 malam.

Dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Jayapura Ipda Hotma Manurung, S., Tr.K bersama anggota , langsung melakukan penangkapan terhadap Para Pelaku pengedar ganja masing – masing berinisial BA (28) dan GP (20) di pangkalan ojek Pos VII Sentani Kota dengan barang bukti 20 bungkus paket kertas kecil ganja, 12 bungkus paket plastik bening ukuran besar, 1 bungkus paket plastik bening ukuran sedang dan 1 unit HP Nokia warna hitam serta uang hasil penjualan sebesar Rp. 200.000.,- (dua ratus ribu rupiah).

Barang Bukti yang disita Aparat. (foto/ist)

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kasat Narkoba Ipda Hotma P. Manurung, S.Tr.K saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

“Mendapat informasi kami langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku BA (28), diperoleh informasi bahwa pelaku BA sedang berada di pangkalan ojek Pos VII dan setelah memastikan keberadaan pelaku sedang berada di pangkalan kami langsung menangkapnya berikut barang bukti 20 bungkus paket kecil narkotika jenis ganja, 1 unit HP Nokia warna hitam dan uang hasil penjualan sebesar Rp. 200.000., (dua ratus ribu rupiah),” jelas Hotma.

lanjut Ipda Hotma, hasil dari interogasi terhadap pelaku BA (28) kemudian anggota melakukan pengembangan dan kembali berhasil menangkap pelaku GP (20) dirumahnya Pos VII Sentani dengan barang bukti 12 bungkus plastik besar dan 1 bungkus plastik sedang berisikan narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam kamar tidurnya.

“Kedua pelaku masing – masing BA (28) dan GP (20) telah kami tahan di Mapolres Jayapura untuk proses lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya, keduanya kami jerat dengan pasal 11 ayat 1 sub 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” Tegasnya.

Hotma Menghimbau kepada Warga yang ingin bermain dengan Narkoba agar tidak tergiur dengan keuntungannya, karena pihaknya tidak akan mentolerir bagi siapa saja yang melakukan pengedaran Narkotika akan dilibas. (ANTO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here