Tahapan Seleksi 14 Kursi Tahun Ini Dinilai lebih Menarik Dibanding Periode Lalu

0
203
Wakil Ketua I DPR-Papua, Yunus Wonda.

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Wakil Ketua I DPR Papua, DR.Yunus Wonda, SH.MH mengatakan, Panitia Seleksi (Pansel) 14 kursi Otsus Dewan Perwakilan Rakyat  (DPR) Papua telah bekerja maksimal, untuk melaksanakan tahapan seleksi anggota  DPRP periode 2019-2024 dari jalur Otsus.

“Tahapan seleksi cukup panjang. Kalau kita lihat rekrutmen  hingga kini telah mencapai 400-an orang. Tapi nanti akan disaring lagi jadi 200, kemudian 100 orang. Sehingga muncul 50 orang dan terakir 28 orang. Masing-masing 14 orang akan dilantik, dan 14 orang lagi akan masuk daftar tunggu,” kata Yunus Wonda kepada wartawan di Jayapura, Selasa (18/02).

Menurutnya, tahapan seleksi  14 Kursi Otsus DPR Papua pada periode kedua ini lebih menarik dibandingkan periode lalu.

“Saya lihat  keinginan cukup banyak. Kalau di periode pertama tak banyak orang  yang tertarik, karena  antara pasti atau tidak. Tapi begitu kita  lantik  yang pertama  ternyata barang itu barang jadi,” ujar Yunus Wonda.

Bahkan ungkap Politisi Partai Demokrat itu, antusiasme masyarakat Papua, untuk menjadi anggota DPR Papua melalui kursi Otsus begitu luar biasa.

“Inilah  satu satunya ruang untuk Orang asli Papua (OAP) berkreasi dan berinovasi  menyalurkan aspirasi rakyat melalui lembaga legislatif, khususnya  di kursi Otsus,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua yang hendak mengikuti tahapan seleksi 14 kursi Otsus DPR Papua, mereka juga tetap mengikuti mekanisme yang ada.

“Kalian  harus berjiwa besar dan legowo (lapang dada),  ketika  akhirnya tak terpilih. Karena yang putuskan lolos atau tidak, adalah Pansel. Tapi pada akhirnya diputuskan oleh Gubernur Papua,” ujar Yunus Wonda.

 Legislator Papua ini pun melihat para mantan anggota DPR Papua kursi Otsus periode lalu, kembali mengikuti seleksi.

“Tapi kan ndak ada satu pun aturan bahwa yang lama atau yang lalu  otomatis harus masuk, karena semua OAP punya hak yang sama, untuk duduk di DPR Papua,” tandas Wonda.

Sebagaimana diketahui, Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001  tentang Otsus bagi Tanah Papua, khususnya  pasal 6 mengamanatkan, anggota  DPR Papua terdiri dari anggota yang dipilih melalui partai politik dan anggota yang diangkat melalui kursi Otsus. (tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here