Tim Paniki Bekuk Pelaku Curamnor di Pasar Baru

0
69

SENTANI, Reportasepapua.com –  Tim Paniki Polsek Sentani Kota berhasil mengamankan VFY pelaku curanmor beserta barang bukti motor curiannya di Pasar Baru Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (13/02)

Penangkapan terhadap VFY (23) ini dipimpin langsung oleng Ka Tim Panini, Aipda Agus Patang. Kapolsek Sentani Kota, AKP Lintong Simanjuntak menjelaskan, berdasarkan informasi dari warga Tim Paniki langsung bergerak ke Pasar baru dan menangkap tersangka yang kedapat membawa motor Yamaha R15 milik Korban Rini Fitria yang hilang pada hari Selasa (11/02) di depan Toko Berkah Elektronik Sentani.

“Berdasarkan laporan polisi yang dibuat korban di Polsek Sentani Kota kemarin, Rabu, (12/02) pagi, tim kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku VFY (23) berikut barang bukti sepeda motor Yamaha R 15 hasil curian dan motor supra X warna hitam yang dipakai pelaku saat ditangkap,” jelasnya.

Lanjut AKP Lintong, setelah berhasil ditangkap dan dilakukan interogasi pelaku VFY (23) mengakui telah melakukan curanmor di depan toko Berkah Elektronik dengan cara masuk kedalam toko kemudian mamantau situasi, setelah melihat karyawan toko sibuk melayani pembeli lain, pelaku langsung mengambil 1 (satu) unit speaker aktif warna hitam kemudian menuju kemeja kasir dan mengambil kunci motor milik korban, setelah itu pelaku keluar toko dengan membawa speaker hasil curian yang disembunyikan tidak jauh dari TKP, kemudian pelaku kembali mengambil motor korban menggunakan kunci kontak yang sebelumnya sudah diambil.

Setelah berhasil melakukan pencurian selanjutnya pelaku membawa motor hasil curian ke rumahnya di BTN Vuria jalur 5 untuk disembunyikan sementara. Malam tadi Rabu 12/02 pelaku bersama istrinya membawa motor tersebut dengan cara berboncengan ke Kampung Besum Distrik Nimboran, namun saat itu pelaku tidak memberi tahu istrinya kalau motor tersebut hasil curian dan menyimpannya di rumah mertuanya. Motor tersebut rencananya akan di tawarkan kepada masyarakat di kampung Besum dengan harga Rp. 5.000.000 dan hasil penjualan motor tersebut akan digunakan untuk keperluan sehari – hari bersama istrinya.

Sedangkan untuk spiker aktif hasil curian pelaku mengaku sebelumnya disimpan di sekitar TKP namun pada saat pelaku akan mengambilnya kembali, speaker tersebut ternyata sudah tidak ada, diduga diambil kembali oleh orang tak dikenal.

“Pelaku sebelumnya pernah tersandung kasus pembunuhan di jalan Baru Atas Sentani dan baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Abepura pada tanggal 21 Desember 2019 lalu, pelaku saat ini sudah mendekam di Sel Tahanan Mapolsek Sentani Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kami jerat dengan pasal 362 KUHP tentang curanmor dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara” pungkasnya. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here