JAYAPURA, Reportasepapua.com – Untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Jayapura menggelar forum kemitraan dengan pemangku kepentingan Kabupaten Sarmi, Selasa (21/07/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi serta dihadiri oleh instansi/lembaga terkait lainnya di wilayah setempat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Djamal Adriansyah menyampaikan, forum kemitraan ini juga diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan juga untuk membangun hubungan kemitraan antar lembaga, baik dengan Pemerintah Daerah, fasilitas kesehatan dan instansi terkait agar mempermudah koordinasi dalam menyelesaikan kendala di lapangan.

“Ada beberapa hal penting yang perlu kita pahami bersama, mulai dari hasil rekredensialing terakhir yang masih memerlukan beberapa berkas untuk dilakukan kerja sama, serta kepastian Surat Ijin Operasional dan Sertifikat Akreditasi,” kata Djamal.

“Terkait sumber daya manusia dalam hal ini tenaga kesehatan, kami berharap Pemerintah Kabupaten Sarmi dapat membantu dalam pemenuhan tenaga kesehatan,” tambah Djamal.

Sementara itu, terkait jaringan komunikasi data, karena semua sistem berbasis aplikasi, maka diharapkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dapat memastikan koneksi data stabil agar tidak menghambat dalam proses pelayanan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi Elias N. Bakai mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan terhadap implementasi Program JKN-KIS sesuai dengan kewenangannya.

Ia juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah memperkuat jalinan sinergi dengan dinas terkait lainnya yang memiliki peran penting dalam menyukseskan Program JKN-KIS.

Elias juga mengingatkan kepada kepala dinas terkait agar rutin melaporkan kepada BPJS Kesehatan terkait pelayanan yang ada di Puskesmas dan membuat laporan data pasien yang dirujuk keluar Kabupaten Sarmi dengan diagnosa yang tidak dapat ditangani oleh fasilitas kesehatan yang ada di wilayah kerja Kabupaten Sarmi.

“Kita membutuhkan komitmen bersama untuk membenahi pelayanan, baik itu di fasilitas kesehatan maupun instansi terkait lainnya,” jelas Elias. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here