KEEROM, REPORTASEPAPUA. COM – Untuk meningkatkan mutu pendidkan di sekolah tidak hanya terfokus pada  pencapaian kualitas akademis, sehingga siswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar sesuai dengan karakter kebutuhan dan perkembangan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom Drs. Bambang Suhartawan, M.MT dalam arahannya saat membuka kegiatan Kompetensi Sains Nasional, Kompetensi Olahraga Siswa Nasional , Gala Siswa Nasional dan Adem Sekaligus pelaksanaan seleksi KSN tingkat SD, di halaman Sekolah Dasar Infres Swakarsa, Kamis (12/3).

Oleh karena itu,  penyelanggaraan KSN, KOSN, FLS2N, Gala Siswa dan ADEM merupakan wadah non akedemis siswa yang memiliki bakal dan minit khususnya dibidang Sains, olahraga dan seni juga sebagai bagian system pembinaan untuk menjaring bibit- bibit unggul dalam sains dan senin. “ kami harapkan kontingan kabupaten Keerom nantinya mampu berprestasi apad ajang kompetisi yang lebih tinggi baik ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional,  sehingga perstasi yang mampu diraih di ajang kompetisi seni di tahun 2019 lalu yang telah diawali dari SD Negeri Inpres Arso 5 dalam ajang FLS2N yang dilaksanakan di Kabupaten Tangerang,”ujar Bambang.

Untuk Tahun 2020 diupayakan ditingkatkan lagi agar dapat terus meningkatkan kontribusi lebih dalam bidang kompetisi- kompetisi lainnya.

Sementara itu Ketua Panitia Tanti Lospa, SE mengatakan, dilaksanakanya kegiatan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya bidang akademis, olahraga, seni, sepak bola yang berdasarkan pendidikan karakter. Selain itu mengembangakan bakat dan minat peserta didik dalam bidang akademis, olehhraga, seni dan sepak bola. “ Meningkatkan kesehatan jasmani dan prestasi siswa bidang akademis dan non akademis. Meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap bidang akademik, olahraga, seni dan sepak bola. Peningkatkan persatuan dan kesatuan antara peserta didik selurh indoensia,”jelasnya. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here