WAMENA, REPORTASEPAPUA.COM- Prajurit Yonif Para Raider 305/Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG berbagi cinta kasih bersama anak-anak di Pusat Pengembangan Anak PPA ID-421 Tunas Harapan, Potikelek, Wamena, Pada Rabu (04/12/2019).

Total 120 anak yang berada di Pusat Pengembangan Anak PPA ID-421 Tunas Harapan bersemangat dan penuh cinta kasih merayakan Natal di bulan Desember ini bersama personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif PR 305/Kostrad.

Terlihat kasih sayang dari para prajurit dan anak-anak yang saling berdekatan tanpa ada rasa takut sedikitpun, karena senyum dan kelembutan para prajurit yang hadir mengikuti acara natal bersama tersebut.

Kegiatan ini diawali dengan puji-pujian kepada tuhan yang maha esa dan diselingi dengan tarian-tarian untuk anak-anak benar-benar membuat semarak acara dan terlihat tidak ada jarak diantara mereka.

Danki Satgas Pamtas RI-PNG Yonif PR 305/Kostrad, Lettu Inf Refan Wigit Sentanu, S.T. Han menyampaikan pesan dari pimpinan bahwa tujuan dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif PR 305 Kostrad datang dari Karawang, Jawa Barat menuju Papua adalah untuk mencari saudara, membantu dan mensejahterakan masyarakat yang berada di Wamena.

Refan mengajak masyarakat untuk meminta dan memohon doa untuk kedamaian dan keamanan  di Wilayah Papua. Sementara itu untuk membuat suasana semakin meriah personel TNI juga membuat acara tanya jawab dengan para adik-adik dan memberikan banyak hadiah-hadiah yang bermanfaat untuk sekolah.

Sertu Hotma Saputra Zega, personel Satgas juga mengisi dengan pendalaman Alkitab serta dilanjut dengan doa penutup yang di pimpin oleh Pratu Didi Fortho Aromi.

Pendeta  Albert T. Yappo, Spd.k mengatakan sangat terkejut dengan kehadiran TNI pada Natal kali ini yang menjadi begitu luar biasa. Apalagi, dia melihat anak-anak nampak senang dengan hadiah-hadiah dan makanan yang diberikan oleh TNI. “Terima kasih kami ucapakan kepada Komandan beserta seluruh anak buahnya. Semoga Tuhan selalu berikan Kesehatan,  keselamatan dan keberhasilan dalam menjaga kedamaian dan keamanan di tanah Papua,” tuturnya. (Redaksi.adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here