JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.C0M- Tugas berat prajurit TNI dalam menjaga wilayah Perbatasan Negara Indonesia – Papua Nugini, telah menjadi tantangan bagi ksatria pelindung rakyat. Apalagi baru-baru ini terjadi penghadangan di wilayah perbatasan yang menyebabkan satu prajurit gugur.

Namun ancaman kelompok separatis bersenjata tak menyurutkan kepedulian Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw yang bertugas di wilayah Kabupaten Keerom, Papua. Bahkan anggota Pos KM 76 dipimpin Sertu Khamdi melaksanakan anjangsana dan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat Kampung Uskuar, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (2/1).

Menurut Sertu Khamdi, Kesehatan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan dan dijaga dalam mendukung kegiatan sehari hari. Begitupun kesehatan masyarakat di sekitar Pos KM 76 Kampung Uskuar menjadi perhatian prajurit.

Meskipun tanpa sarana yang memadai seperti yang dimiliki Puskesmas atau Puskesmas Pembantu,  anggota Satgas Pos KM 76 tetap sukarela dan hati ikhlas memberikan pelayanan kesehatan secara rutin kepada masyarakat di kampung tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat kampung sekitar Pos KM 76 dilakukan secara rutin sebagai wujud peduli TNI, khususnya anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300,” katanya.

Yansen, salah satu masyarakat penerima manfaat pelayanan kesehatan menyampaikan terima kasih atas kepedulian prajurit Satgas Pamtas. Selain peduli terhadap kesehatan masyarakat, TNI juga kerap membagi ilmu tentang bercocok tanam yang baik.

“Begitu banyak hal yang sudah dilakukan oleh anggota TNI di Pos Km 76 kepada masyarakat Kampung Uskuar. Salah satunya mulai dari kegiatan bercocok tanam, anjangsana, pemberian bantuan bahan makanan sampai dengan memperhatikan kesehatan masyarakat,” tutur Yansen. (Redaksi.adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here