UNBK di Keerom Berjalan Lancar

0
90
Bupati Keerom MUH Markum, SH. MH. MM didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Keerom Drs. Bambang Suhartawan serta Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Arso John Tabukpondo saat melihat pelaksanaan UNBK tingkat SMK Tahun 2020.

KEEROM, Reportasepapua.com– Diakhir pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Kabupaten Keerom Tahun 2020, Bupati Keerom MUH Markum didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom Drs. Bambang Suhartawan melakukan pemantuan dilapangan terhadap siswa- siswa yang melaksanakan UNBK tingkat SMK.

Dari pemantauan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKB) tingkat SMK di Kabupaten Keerom berjalan lancar tanpa adanya hambatan- hambatan.

Hal itu dikatakan Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MM saat ditemui Reportase Papua. Com usai melakukan pemantuan pelaksanan UNBK di SMK Negeri 1 Arso, Kamis (19/3). “ pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Kabupaten Keerom berjalan lancer,”ujar Markum.

Meskipun ditenagh- tengah Indonesia dalam darurat Corona atau Covid- 19, peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKB) di Kabupaten Keerom dapat melaksanakan soal dengan baik dan mengikuti ujian dari hari pertama hingga hari terakhir. “ sebelum memaski ruang kelas siswa- siswi harus mencuci tangan, begitu juga pada saat pulang diharuskan mencuci tangah. Semua itu untuk mencegah virus Corona atua Covid- 19,”lanjut Markum.

Selain itu juga, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom telah mengeluarkan surat edaran tentang Libur bersama dalam rangka pencegahan penyebaran Corona (Covid-19) dengan meliburkan mulai dari ASN dan pelajar mulai tingkat Paud, SD, SMP/MTS dan SMA diliburkan sejak tanggal 20 Maret 2020 sampai 2 April 2020.

Untuk ASN Kabupaten Keerom tetap melaksanakan tugas serta pelayanan sesuai tupoksi dirumah masing- masing pada tanggal 20 Maret 2020, sampai 2 April 2020 dan aktif kembali berkantor pada tanggal 3 April 2020. “ untuk sipatnya prinsif atau mendesak terkiat kondisi ini agar dapat dikomonikasikan dengan pimpinan,”jelasnya.

Ditambahkan, bagi SKPD yang melaksanakan pelayanan public diantaranya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintuk (DPMPTSP), Dinas Kesehatan,, Pustu, Puskesmas dan RSUD tetap melaksanakan tugas pelayanan dan melakukan koordinasi/konsultasi dengan pihak- pihak terkait. Apabila terjadi hal- hal yang sifatnya memerlukan penaganan, tindakan cepat dan akurat. “ bagi ASN yang melaksanakan tugas dirumah dan anak sekolah yang sedang diliburkan agar diminta tidak meninggalkan rumah atau pergi ketempat keramaian, terkecuali hal yang sifatnya mendesak,”tutup Markum. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here