JAYAPURA, Reportasepapua.com  – Merasa Diteror, Yuliana Susanan Yabransabra SH , Langsung Melakukan Laporan Resmi Ke Polda Papua. Ditemani Sejumlah rekan Kuasa Hukumnya, Yuliana Susanan Yabansabra SH Resmi Mendatangi Mapolda Papua dan Langsung Menuju Direktorat Reserse dan  Kriminal Polda Papua.

Salah satu pengacara dari Tujuh Tahanan itu mengaku diserang oleh orang tak dikenal,  saat sedang mencari makan siang menggunakan kendaraan roda dua, tepatnya diJalan Raya Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (8/6/2020)  sore pada pukul 15.00 WP.

Dalam Laporan Krobologinya, Yuliana mengatakan kejadian itu bermula saat ia bersama dua orang temannya keluar untuk mengambil uang di ATM,  dan berniat mencari makan serta singga di SPBU padang bulan.

“ Saya mengendari motor sendirian, sementara kedua temannya yang merupakan staf Lembaga Studi dan Advokasi Hak Asasi Manusia Papua (Elsham Papua) berboncengan tepat ada didepannya dan ternyata mereka beriringan dengan jarak sekitar 5 meter,” Katanya.

“Saat berjalan ada motor besar jenis honda megapro, datang langsung memukul saya dari samping, dan Karena saya pakai helm serta tahan stir, saya tidak sempat peprhartikan, untung saya tidak terjatuh,” Tambahnya.

Yuliana Susanan Yabansabra SH bersama rekannya sempat lakukan pengejaran namun Pelaku begitu cepat melarikan diri.

Usai Meras Diteror, Yuliana Susanan Yabransabra SH , Langsung Melakukan Laporan Resmi Ke Polda Papua. Ditemani Sejumlah rekan Kuasa Hukumnya. foto/ist)

Sementara itu, Yulianto SH MH, saat mendampingi Yuliana di Mapolda Papua, mengatakan Pihaknya Bersama Rekan, Langsung Membentuk Tim Advokasi Dalam Peristiwa ini.

“Kami tentunya sebagai Sejawat dari Yuliana sangat prihatin atas kejadian ini, dimana kami buat tim advokasi sekarang sudah 10 orang Advokat bergabung dan bahkan akan lebih, intinya sebagai solidaritas rekan advokat, saya hanya mau bilang ada resiko dalam Profesi ini,  namun kami tidak akan takut, Karena  apapun yg menimpa Rekan Advokat akan Kami Lawan. Semoga laporan ini diproses dengan cepat sehingga, rekan kami yang mendampingi tahanan kasus makar,  bisa di awasi karena seluruh warga negara wajib merasa aman di republi ini,” Tegas Ketua DPD HAPI Papua Ini.

Yuliana Susanan Yabansabra SH, Jumat Pekan Lalu, Sempat Menjadi narasumber diskusi Hak Asasi Manusia Papua Live Matter, yang digelar Amnesty Internasional Indonesia secara Virtual. (Redaksi Reportase)

Laporan Resmi dari Pengacara Yuliana. foto/sit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here