Usung Petahana, Demokrat Katakan Paslon Beriman Sudah Berpengalaman

Wondama, Reportase Papua.com- Salurkan suara untuk memilih  pemimpin kepala daerah dan wakil kepala daerah di negeri peradaban orang Papua yakni kabupaten Teluk Wondama,  partai Demokrat berharap suara rakyat tidak ditukar dengan materi. Hal ini disampaikan sekertaris partai Demokrat Wondama Boris Dike ketika berkampanye untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Bernadus Imburi-Zeth Marani (beriman Lanjut), di Sanduai distrik Wasior, Sabtu, (14/11). 

“Jangan Karena gula, satu Bungkus, minyak goreng lima liter dan beras satu karung rakyat Wondama kita jual suara kita, jangan. Kita pertarukan masa depan Wondama 5 tahun kedepan. Lebih baik kita berikan kepada orang yang sudah berpengalaman dan mempunyai bukti nyata di Wondama yaitu Paslon kita Beriman. Masyarakat harus belajar berpolitik yang sehat jangan politik kotor, jangan, itu pembodohan karakter kita untuk masa depan anak cucu kita kedepan,”ucap Dike.

Salah satu alasan partai Politik Demokrat mendukung paslon Beriman, karena kata Dike, Beriman adalah Paslon yang takut akan Tuhan serta jujur, sederhana dan merakyat. Dan kata Dike lagi, Paslon Beriman bukan Paslon yang baru ingin coba-coba calonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati.

Hal senada di disampaikan ketua DPC partai Demokrat Amos Welem Ayomi, bahwa Paslon Beriman adalah Paslon berpengalaman memimpin Wondama, baik calon bupatinya maupun calon wakilnya.

“Jujur, sederhana dan merakyat adalah pemimpin yang takut akan Tuhan. Sosok bapak Imburi adalah pemimpin yang takut akan Tuhan.  Transportasi laut dan udara sudah di penuhi. Bapak dorang dua ini bukan main-main bukan mau coba-coba jadi bupati tapi sudah terbukti. Demokrasi untuk rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat kata dike. Masyarakat wondama harus belajar politik sehat”ujar Dike

Kata Amos, bagi siap saja yang mengatakan pemerintahan saat ini tidak ada bukti pembangunan satupun  berarti dia adalah orang baru di Wondama.  sebab menurut Amos salah satu pemekaran kabupaten Wondama adalah calon wakil bupati yang diusungnya, yakni Zeth Marani.

“Kalau dia bilang tidak ada pembangunan berarti dia orang baru datang di Wondama, sebab yang buka kebun ini juga, ada bersama bapak Imburi yaitu bapak Marani, kedua bapa ini, bukan mau coba-coba, sudah menjabat bupati dan wakil bupati, jangan kita ragukan karena sudah membuktikan,”ujar Amos.

Amos menuturkan, berjalannya pemerintahan Kabupaten Wondama bukan lagi rahasia umum, sebab masih banyak hutang daerah yang diselesaikan oleh pemerintah periode 2015/2021.

Kata Amos,tetapi hutang daerah yang banyak telah dilunasi oleh pemerintahan saat ini. Sehingga, Amos katakan, rakyat Wondama jangan pungkiri apa yang sudah di buat oleh pemerintah saat ini mengenai pembangunan dan infrastruktur.

“Pemerintah Wondama sebelumnya kita sudah tahu, isu-isu yang ada di pemeritahan tidak bisa kita rahasiakan, dan masyarakat sudah tahu selama pemerintahan Wondama, dari 2004 sampai 2015 Wondama utang setiap tahun dan tidak bisa terbayar.  Tetapi setelah bapak Imburi terpilih dan di lantik maka bapak Imburi, secara pelan-pelan menyelesaikan dosa-dosa kita, masyarakat kabupaten Wondama yang ada di pemerintahan ini. Kalau memang ada yang bilang tidak berbuat sesuatu maka kita semua lihat bahwa membayar hutang membangun infrastruktur baik jalan, jembatan  dan lain-lain jadi jangan ada yang datang dan menipu kita masyarakat untuk memilih yang tidak sesuai dengan hati kita, dan kita jangan menyangkal apa yang sudah bapak Imburi buat  untuk kita,”tutur Amos. (SR)

 

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,836PengikutMengikuti
17,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles