Wagub Minta Media Sejukan Situasi di Intan Jaya

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM  – Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengimbau seluruh media massa agar ikut menyejukkan situasi di Kabupaten Intan Jaya yang saat ini mengalami konflik senjata berkepanjangan antara TPN OPM dan TNI/Polri.

Meski mengakui sekitar 600 ratus kk harus mengungsi karena takut, Wagub berharap tak ada berita yang memberi ketakutan kepada warga.

Sebab Pemerintah Pusat dan Provinsi Papua sudah mengambil langkah dan upaya mengatasi masalah yang dialami para pengungsi.

“Konflik di Intan Jaya sudah terjadi sejak 2019 namun pengungsian baru Januari 2021”.
“Sehingga saya kira pers jangan hebohkan jumlah pengungsi, tapi bagaimana beritakan situasi yang baik supaya kehidupan masyarakat di Intan Jaya semua bisa normal kembali,” terang Klemen di Jayapura, Rabu.

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah merespon permintaan Pemerintah Provinsi Papua dengan memberi bantuan beras sebanyak 120 ton untuk pengungsi Intan Jaya.
Penyerahan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal awal Maret 2021 mendatang kepada Bupati Intan Jaya di Nabire, disela-sela ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

Tak hanya bantuan bahan makanan, Pemprov Papua bakal memberikan bantuan penanganan kesehatan bagi warga Intan Jaya yang mengungsi.

Data terakhir, jumlah pengungsi warga di Intan Jaya akibat konflik bersenjata sebanyak 600 kk. Pengungsi terbanyak berada di Sugapa (ibukota Kabupaten Intan Jaya), Nabire dan Mimika. Hanya untuk Nabire dan Mimika masih akan dilakukan pendataan lebih lanjut.(win)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,813PengikutMengikuti
17,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles