JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Mengingat suasana di Wamena yang sudah aman dan kondusif Pasca insiden demo yag berujung kerusuhan di Wamena September lalu, hari ini (30/10) sebanyak 128 orang pengungsi yang terdiri dari dewasa dan anak-anak kembali ke Wamena, kabupaten Jayawijaya untuk melanjutkan mengajar, sekolah dan usaha mereka guna membangun kembali di Wamena.

Nampak terlihat raut wajah kegembiraan dan kesedihan tersendiri pada saat proses pemberangkatan warga yang ingin kembali ke Wamena,

Salah seorang korban kerusuhan di Wamena, Tonjan Maripadang, warga Toraja yang sudah 16 th tinggal di Wamena, mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kejadian tersebut, dimana semua yang dimilikinya lenyap terbakar hanya menyisahkan pakaian di badan saja, tetapi Bapak Tonjan Maripadang dengan besar hati tetap ingin kembali ke Wamena, untuk membantu membangun perekonomian di Wamena kembali.

“Saya berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali, agar Wamena dapat lebih maju lagi, Selanjutnya Saya bersama teman-teman lain yang menjadi korban sangat berterima kasih kepada TNI, karena TNI yang sudah membuat kondusif Wamena lagi, membuat pos-pos keamanan lebih banyak di Wamena, sehingga saya bersama teman-teman yang lain memutuskan untuk kembali ke Wamena dan berupaya membantu membangun perekonomian di Wamena,” Ungkapnya.

Sementara itu, Lisa Bean warga asli Wamena yang saat itu bersama 4 orang anak juga mengungkapkan bahwa mereka mengungsi dikarenakan trauma atas kerusuhan di Wamena, tetapi kami kembali ke Wamena agar anak-anak dapat melanjutkan sekolahnya.

“Saya bersama anak-anak kembali ke Wamena untuk melanjutkan belajar mereka,”Tambahnya.

Disamping itu, Lisa Bean juga mengatakan bersyukur dari apa yang di lakukan oleh Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua dalam upaya membuat Wamena menjadi aman dan kondusif.

“Kami bersyukur dengan adanya Bapak TNI dan Polri yang berada di Wamena serta menjamin keamanan di Wamena, agar anak-anak dapat kembali bersekolah, ”Pungkasnya

Sebelumnya, Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Cpl Eko Daryanto mengatakan Menteri Sosial Juliari P Batubara meminta bantuan dukungan Pesawat Hercules kepada Panglima TNI dalam rangka mendukung warga Wamena yang masih mengungsi untuk kembali ke Wamena.

Menanggapi hal tersebut Panglima TNI Masekal Hadi Tjahyanto meminta Kodam XVII/Cenderawasih dan Lanud Silas Papare untuk membantu menyediakan pesawat Hercules tersebut.

‘’Permintaan dari Mabes TNI untuk menyediakan pesawat Hercules selama 3 hari. Pesawat Hercules ini untuk membantu para pengungsi yang ingin kembali ke Wamena,” ujar Kapendam. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here